• Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Layanan streaming yang ada tidak hanya berada konten music saja, kini mulai merambah ke konten video yang berupa film, tv series, kartun, dll. Dengan adanya gadget yang memakai system mobile. Layanan tersebut bernama video on demand,  dimana video disiarkan menggunakan media online yang dapat diakses kapanpun dan dimanapun selama ada jaringan internet.

Kini di Indonesia, para penyedia layanan tersebut bekerja sama dengan provider yang ada seperti  Telkomsel, Indosatooredo. Sehingga layanan streaming sudah termasuk bundling dengan paketan yang dapat kita pilih.

Berdasarkan survey yang dilakukan oleh DailySocial bekerja sama dengan JakPat (https://dailysocial.id/post/video-on-demand-dan-penerimaannya-oleh-masyarakat-indonesia) dengan responden sejumlah 1037 pengguna seluler yang ada di beberapa daerah di Indonesia. Mayoritas responden yang ada memahami apa itu layanan VoD sebesar 51,21 % kalau layanan tersebut adalah konten yang dapat diakses melalui internet dan sebesar 49,66 % mendeskripsikan kalau dapat membayar konten yang ingin ditonton.

Kini, ada beberapa layanan VoD yang ada di Indonesia. Berikut ini adalah persentase daftar layanan VoD yang terkenal di Indonesia:

 

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Kemudian, berikut ini adalah persentase penggunaan layanan VoD yang dapat diakses secara gratis:

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Namun, masih ada pertanyaan apakah orang orang mau membayar ‘lebih’ untuk konten yang eksklusif. Dengan rentang harga Rp25.000 – Rp50.000 kemudian ada data sekitar 28,90 % yang masih mau membayar. Berdasarkan diagram dibawah ini mayoritas (71,39 %)

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Berdasarkan data survey diatas, maka dapat disimpulkan jika layanan video on demand gratis sangat diminati oleh masyarakat. Dengan kerjasama antara penyedia layanan VoD dengan provider yang ada di Indonesia dimana pada paket internet yang disediakan sudah termasuk paket untuk mengakses VoD.