Select Page

Author: Ilham Jalu Prakosa

Mengidentifikasi Tulang dan Jari Manusia dengan Leap Motion

Leap Motion adalah perangkat periferal USB kecil yang dirancang untuk ditempatkan pada desktop fisik, menghadap ke atas. Dengan menggunakan dua kamera IR monokromatik dan tiga LED, perangkat mengamati area sekitar setengah bola, dengan jarak sekitar 1 meter. Metode untuk mendeteksi dan mengidentifikasi tulang dan jari manusia disebut pelacakan kerangka. Dengan memodelkan tangan manusia, perangkat lunak Leap Motion dapat memprediksi posisi jari dan tangan yang tidak terlihat dengan jelas. Area Interaksi Leap Motion Dari perspektif perangkat keras, Leap Motion Controller sebenarnya cukup sederhana. Jantung perangkat terdiri dari dua kamera dan tiga LED inframerah. Ini melacak cahaya infra merah dengan panjang gelombang 850 nanometer, yang berada di luar spektrum cahaya tampak. Pada titik ini, pengontrol USB perangkat membaca data sensor ke dalam memori lokalnya sendiri dan melakukan penyesuaian resolusi yang diperlukan. Data ini kemudian dialirkan melalui USB ke perangkat lunak pelacakan Leap Motion. Data tersebut berupa citra stereo skala abu-abu dari spektrum cahaya inframerah dekat, yang dipisahkan menjadi kamera kiri dan kanan. Biasanya, satu-satunya objek yang akan Anda lihat adalah yang secara langsung diterangi oleh LED Pengendali Gerakan Lompatan. Namun, bola lampu pijar, halogen, dan siang hari juga akan menerangi pemandangan dalam inframerah. Dalam sistem ini, input berasal dari gerakan jari pengguna yang ditangkap oleh perangkat Leap Motion. Leap Motion merupakan perangkat yang dapat membaca dan melacak jari-jari manusia. Secara teknis, Leap Motion akan memancarkan sinyal infra merah. Dari data tersebut, jari manusia akan dimodelkan dengan Leap Motion. Perangkat Leap Motion...

Read More

PERANCANGAN BOARDGAME SEBAGAI MEDIA UNTUK PEMBELAJARAN KOSA KATA BAHASA

Board game merupakan permainan yang bias dimainkan beberapa orang, permainan ini tentunya memiliki daya tarik sendiri dari pada game digital, ini dikarenakan interaksi yang terjadi antar pemain. Lalu bagaimana jika permainan ini digunakan untuk sarana pembelajaran? Tentunya kita dapat bermain dengan cara yang fun dan kebanyakan orang pasti akan menyukainya. Saya telah membaca beberapa referensi, dimana banyak dari mereka mengatakan bahwa belajar bahasa itu membosankan, maka dari itu terciptalah ide untuk menggunakan boardgame sebagai sarana pembelajaran bahasa. Desain permainan terdiri dari beberapa elemen permainan seperti mekanik permainan, yang terdiri dari goal dan peraturan permainan, kondisi menang, durasi bermain dan aksi giliran pada setiap pemain. Untuk desain visual itu tergantung dari target pemain yang kita ambil, jika kita mengambil target anak umur < 10 tahun maka kita arus bias membuat desain sesimpel mungkin dan selucu mungkin karena anak-anak cenderung suka melihat hal-hal yang lucu. Terdapat sebuah permainan kartu yang sangat menarik, cara bermainnya sangat mudah berikut merupakan aturan dari game nya. Komponen:  20 Kartu Notice40 Kartu Makna Tujuan: Pemain harus bisa menemukan notice yang tepat sesuai dengan makna dan tempat dimana ditemukan notice yang ada. Pemenang yaitu pemain tercepat yang bisa mendapatkan 5 kartu makna beserta menyebutkan nama tempat dari notice yang ada. Cara bermain: Permainan ini dimainkan oleh 4 orangSiapkan satu tumpuk kartu notice, kemudian kocok terlebih dahulu kartu notice yang adaSebarkan kartu makna di atas mejaSetiap pemain mendapat giliran untuk membuka kartu noticePada saat kartu notice terbuka, maka seluruh pemain harus cepat menemukan kartu...

Read More

Belajar Menyenangkan Dengan Game

4210181010Ilham Jalu PrakosaD4 – Teknologi Game 2018Mata Kuliah Bahasa Indonesia Perkembangan teknologi merupakan suatu fenomena yang tidak dapat dihindari, semua orang pasti telah merasakan perkembangan zaman ini. bahkan anak kecil sekalipun sudah terbiasa dengan teknologi bernama smartphone, PC, dll. Meskipun teknologi banyak memberikan nilai positif, seperti lebih mempermudah pekerjaan dan mudahnya mendapat informasi tentang semua yang sedang terjadi di dunia. Dampak yang diberikan juga tidak sepele, contoh saja yang terjadi pada anak-anak, dimana anak-anak cenderung untuk bermalas-malasan dengan gadget mereka dari pada belajar, mereka lebih menyukai bermain game dari pada membaca buku pelajaran. Maka dari itu muncul pemikiran mengapa kita tidak membuat game edukasi untuk menumbuhkan minat belajar anak usia dini Pada penelitian Anik (2016). Game edukasi sangat menarik untuk dikembangkan, ada beberapa kelebihan dari game edukasi dibandingkan dengan metode edukasi konvensional, salah satu kelebihan utama game edukasi adalah pada visualisasi dari permasalahan nyata. Berdasarkan pola yang dimiliki oleh game tersebut, pemain dituntut untuk belajar sehingga dapat menyelesaikan permasalahan yang ada. Status game, instruksi, dan tools yang disediakan oleh game akan membimbing pemain secara aktif untuk menggali informasi sehingga dapat memperkaya pengetahuan dan strategi saat bermain. Platform yang digunakan adalah Smartphone, ini berkaitan dengan isi dari Jurnal buatan Putra, Nugroho, Puspitarini (2016). Penggunaan ponsel pintar (smartphone), Ipad, Tablet PC, dan lain sejenisnya dalam kehidupan sehari-hari kian marak. Mulai merk terkenal sampai biasa saja, dan yang canggih sampai yang sederhana...

Read More
  • 1
  • 2

Pin It on Pinterest