PRAKTIKUM ALGORITMA & PEMROGRAMAN PERTEMUAN KEEMPAT

 

Assalamualaikum wr wb.

 

Segala puji bagi allah yang telah memberikan hidayah dan segala nikmatnya  yang jikalau diibaratkan laut sebagai tinta dan ranting2 pohon sebagai pena maka tak akan cukup menulis nikmat yang telah diberikan kepada kita, oleh karena itu mari kita ucap Alhamdulillah.

Tak lupa sholawat salam kepada nabi kita Muhammad SAW the best human in the world.

 

Ayo kita belajar bersama, pada praktik ke 4 ini kita akan mebahas:

 

Statement keputusan

 

Contoh statement keputusan yakni if, if-else, else-if, switch

 

–if

Atau bisa disebut juga dengan KONDISI.

Bentuk umum If

If(kondisi)

Pernyataan;

If jika ingin pernyataannya maka harus benar(bernilai 1), sebaliknya jika salah(bernilai 0) maka pernyataan dari  program tidak akan di proses

–if-else

Pada dasarnya if else bentuk modifikasi dari kondisi IG yang sudah kita pelajari sebelumnya.

Blok kode program IF tetap akan dijalankan ketika kondisi true (1), namun sekarang terdapat tambahan bagian ELSE akan dijalankan ketika kondisi false (0)

Bentuk umum  if-else

If(kondisi)

Pernyataan1;

Else pernyataan2;

Cara kerja

Jika kondisi benar(1) maka pernyataan1 dijalanakan

Jika kondisi salah(0) maka pernyataan2 dijalankan

–else-if

Stuktur ELSE-IF merupakan percabangan logika lanjutan dari IF. Dengan ELSE-IF kita bisa membuat kode program yang akan menyeleksi berbagai kemungkinan yang bisa terjadi. Berikut adalah contoh penggunaan ELSE-IF

Bentuk umum else-if

If(kondisi)

Pernyataan1

Else if (kondisi2);

Pernyataan2;

Else if (kondisi3)

Pernyataan3;

Else pernyataan4

Jika kondisi benar maka pernyataan1 dijalankan

Jika kondisi salah masuk ke kondisi2

Jika kondisi2 benar maka pernyataan2 dijalankan

Jika kondisi2 salah maka masuk ke pernyataan3

Jika kondisi3 benar maka pernyataan3 dijalankan

Jika kondisi3 salah maka pernyataan4 dijalankan

 

–Switch

Kondisi SWITCH CASE yang akan kita pelajari kali ini bisa dipakai sebagai alternatif penulisan kondisi logika IF ELSE IF yang baru saja kita bahas.

Namun tidak semua kondisi IF ELSE IF bisa dikonversi ke dalam bentuk SWITCH CASE.

Kondisi SWITCH CASE adalah percabangan kode program dimana kita membandingkan isi sebuah variabel dengan beberapa nilai. Jika proses perbandingan tersebut menghasilkan nilai true, maka block kode program akan dijalankan.

Kondisi SWITCH CASE terdiri dari 2 bagian, yakni perintah SWITCH dimana terdapat nama variabel yang akan diperiksa, serta 1 atau lebih perintah CASE, masing-masing untuk setiap nilai yang ingin diperiksa.

Berikut format dasar penulisan kondisi SWITCH CASE dalam bahasa C:

{ case konstanta1

Case pernyataan1

…..

Break;

Case kontanata2

.

.

Case konstanta-n

…..break;

Default:

}

Cara kerja

Ekspresi dapat berupa ekspresi bertipe integer atau karakter. Demikian juga dengan konstanta1, konstanta2,….,konstantan dapat berupa konstanta integer atau karakter. Setiap pernyataan (pernyataan1….pernyataann) dapat berupa pernyataan tunggal ataupun pernyataan  jamak. Dalam hal ini penulisan urutan karakter case tidak berpengaruh

Pengujian switch dimulai dari konstanta1. Kalau nilai konstanta1 cocok dengan ekspresi maka pernyataan1 dijalanakan. Kata kunci break harus disertakan di bagian ahkir setiap case, yang akan mengarahkan eksekusi ke ahkir switch.

Kalau ternyataan pernyataan1 tidak sama dengan nilai ekspresi, pengujian dilanjutkan pada kontanta2, dan seterusnya

Jika sampai ahkir pengujian case ternyata tidak ada kecocokan maka pernyataan yang mengikuti adalah kata kuci default yang akan dieksekusi. Kata kunci default bersifat opsoional.

Nah itu tadi adalah teori2 yang telah dijelaskan mengenai if,ifelse,elseif,switch.

Berikut adalah tugas2 dan praktik nya.

 

Tugas 1

Membuat program untuk menentukan bilangan ganjil atau bilangan genap  dari bilangan yang dimasukan ke kerboard.

 

 

Void main()

{

int main x;

ptinyf(“Masukan nilai x = ”); scanf(“%d”,&x);

if(x %2==1)

printf(“ %d Termasuk bilangan GANJIL”, x);

else

printf(“%d Termasuk bilangan GENAP”, x);

getch();

}

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

 

 

 

 

Tugas 2

Membuat program unruk menentukan kelompok suatu karakter yang dimasukan memlaui keyboard. Kelompokan kerakter tesebut adalah huruf kecil,huruf besar,angka,dan karakter khusus(tanda baca,operator,dsb).

 

#include <stdio.h>

void main()

{

char c;

printf(“Masukan satu karakter=”);

scanf(“%c”,&c);

if (c>=’a’ && c<=’z’) {printf(“\nKarakter ini termasuk huruf kecil”);}

else if (c>=’A’ && c<=’Z’) {printf(“\nKarakter ini termasuf huruf kapital”);}

else if (c>=’0′ && c<=’9′) {printf(“\nKarakter ini termasuk angka”);}

else {printf(“\n Karakter ini termasuk karakter khusus”);}

getch();

 

}

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

 

 

 

Tugas 3

Membuat program kalkulator sederhana. Program harus memungkinkan user untuk mengetik ekspresi.

 

 

#include <stdio.h>

main()

{

int z=1;

float a,b,d;

char c,operator;

printf(“Masukan nilai dan setelah selesai tekan S untuk mengatur kalkulator misal’5 S’\n”);

printf(“dan untuk mengakhiri tekan 0 E”);

printf(“\nMulai perhitungan\n”); scanf(“%f %c”,&a,&c);

if(c==’S’){printf(“\n\n=%f”,a);}

else {goto end;}

mulai:

getch();

printf(“\n\nMasukan nilai dan operator = “);

scanf(“%f %c”,&b,&operator);

if(operator==’*’){a=a*b;}

else if(operator==’/’){a=a/b;}

else if(operator==’-‘){a=a-b;}

else if(operator==’+’){a=a+b;}

else if(operator==’E’){goto end;}

else {z=0;}

if(z){printf(“\n=%f”,a);goto mulai;}

else {printf(“\noperator salah”);goto end;}

end:

printf(“\nAhkir perhitungan”);

getch();

}

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

 

 

Tugas 4

Membuat program untuk menentukan suatu tahun kabisat atau bukan yang dimasukkan melalui keyboard, dimana tahun dibatasi dari tahun 1900 sampai 2005.

 

 

include <stdio.h>

main()

{

int a=1900,c;

mulai:

a++;

c=a%4;

if(a>=2006){goto end;}

else if(c==0){printf(“\nTahun %d adalah tahun kabisat”,a);

goto mulai;}

else {printf(“\nTahun %d adalah bukan tahun kabisat”,a);

goto mulai;}

end:

getch();

}

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

 

 

 

 

 

 

Tugas 5

Membuat program unruk menghitung determinan (D) dan mencari akar-akar dari persamaan kuadrat.

 

include <stdio.h>

#include <math.h>

main()

{

float a,b,c,d;

double x1,x2,i;

printf(“Mencari akar akar persamaan kuadrat dari ax^2+bx+c=0\n”);

printf(“Masukan nilai a=”);

scanf(“%f”,&a);

printf(“Masukan nilai b=”);

scanf(“%f”,&b);

printf(“Masukan nilai c=”);

scanf(“%f”,&c);

d=b*b-4*a*c;

if(d>=0)

{if(d==0)

{x1=-b/(2*a);

printf(“\nDua akar real kembar yaitu x1=x2=%g”,x1);}

else {

x1=(-b+sqrt(d))/(2*a);

x2=(-b+sqrt(d))/(2*a);

printf(“\nDua akar berlainan yaitu x1=%g dan x2=%g”,x1,x2);}

}

else {

i=((sqrt(d))/(2*a));

printf(“\nDua akar imaginer berlainan yaitu”);

printf(“\nx1=%g + %gi”,x1,i);

printf(“\nx2=%g – %gi”,x2,i);

}

getch();

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest