Assalamualaikum Wr. Wb.

Halooo teman teman redaksi pens, apa kabar kalian semua, pastinya baik-baik aja bukan? kembali lagi Nih! di artikel saya yang super JOSS! oh iyaa,! sebelumnya, perkenalkan dulu nama saya Aditya dari kelas 1 D3- Elektronika B, untuk mempersingkat waktu, langsung saja yuk! simak kelanjutan artikel saya dengan cermat!

 

Statement “C” dia penentu keputusan? wah,,! sepertinya terdengar sangat asing di telinga kita ya teman teman, seperti apakah maksudnya,,? terus bagaimana, apakah teman teman sudah tau gambaran isi artikel tersebut seperti apa? jika teman- teman masih bingung dan tidak tau, tenang,,! ,awal awal saya juga bingung dan tidak tau dengan artikel ini, tapi setelah saya mencoba memahami artikel ini, ternyata menarik juga loh! dari pada penasaran, yuk! simak artikel ini dengan baik ya teman teman!!!

 

TUJUAN DARI “STATEMENT “C” DIA PENENTU KEPUTUSAN“, yakni: untuk mempelajari dan mengamati penggunaan statement penentu keputusan yaitu statement if-else. Memanfaatkan statement if- else untuk  membuat proses perulangan yaitu dengan dikombinasikan dengan statement goto-label. mempelajari statement if-else bersarang (nested if). mempelajari bentuk lain dari statement if-else yaitu statement else-if. mempelajari penggunaan dari statement switch-case sebagai alternatif pengganti dari statement else-if.

Nah,! sepertinya kalian sudah tau mengenai tujuan dari artikel statement “C” dia penentu keputusan ini, untuk selanjutnya akan dijelaskan Terori atau isi kandungan dari artikel ini,  perhatikan dengan cermat ya teman -teman!

Di dalam artikel statement “C” dia penentu keputusan, terdapat hal utama yang perlu dibahas , diantaranya  mengenai if-else, else-if, dan switch- case

Apa itu if -else, else- if, dan switch- case?

Statement “if-else” digunakan untuk menentukan pilihan dari suatu kondisi yang diberikan. cara kerjanya adalah dengan melakukan perbandingan menggunakan Relational Operator dan/atau Logical Operator, apabila suatu kondisi terpenuhi (benar) maka akan mengerjakan proses A dan apabila tidak terpenuhi (salah) maka tidak akan mengerjakan proses A atau dapat juga mengerjakan proses lain misalkan proses B. Proses A dan B dapat berupa satu baris statement atau beberapa baris yang dikelompokkan (Compound Statement). statement if-else bersarang merupaka kombinasi dari beberapa if-else. dimana apabila ada beberapa kondisi yang harus diuji keebenarannya secara bersama ( if didalam if ). kemudian Statement “else-if” adalah cara lain dari bentuk if-else yang digunakan untuk menentukan satu kondisi yang benar dari beberapa kondisi yang tersedia.

dan kemudian Statement “switch-case” adalah bentuk lain dari statement else-if, dengan mendaftar kondisi secara vertical dalam satu kolom sehingga memudahkan dalam hal evaluasi program.

 

Nah! Bagaimana sobat apakah kalian sudah mengerti tentang artikel tadi, yang menjelaskan “statement “C” dia penentu keputusan”?

jika sobat masih juga belum mengerti Teori dari artikel ini, sobat bisa menyimak secara langsung contoh tugas/ percobaan di bawah ini,  perhatikan dengan cermat ya!

 

TUGAS 1

Membuat Program untuk menentukan bilangan ganjil atau bilangan genap dari bilangan yang dimasukkan melalui keyboard?

jawaban

membuat programnya;

#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <stdlib.h>
main()
{
int a;

printf(“masukkan bilangan genap/ganjil = “);
scanf(“%d”, &a);
if(a%2==0)
{
printf(“angka %d = GENAP “,a);
}
else
{
printf(“angka %d = GANJIL “,a);
}
getch();
}

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Analisis

setelah membuat  program dengan benar kemudian di RUN-kan, maka akan  tampil  seperti yang tertera diatas, dan  jika ditulis angka 3 maka hasilnya akan keluar 3 sebagai bilangan ganjil.

 

TUGAS 2

Membuat Program untuk menentukan kelompok suatu karakter yang dimasukkan melalui keyboard. Kelompok karakter tersebut adalah huruf kecil, huruf besar, angka, dan karakter khusus (tanda baca, operator dsb).?

jawaban

membuat programnya;

#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <stdlib.h>
main()
{
char c=0;
printf(“Masukkan Suatu Karakter dalam Keyboard = “); scanf(“%c”,&c);
if (c>=’a’ && c<=’z’)
printf(“\nkarakter tersebut adalah huruf kecil.\n”);
else if (c>=’A’ && c<=’Z’)
printf(“\nkarakter tersebut adalah huruf besar.\n”);
else if (c>=’0′ && c<=’9′)
printf(“\nkarakter tersebut adalah angka.\n”);
else
printf(“\nkarakter tersebut adalah karakter khusus.\n”);

getch();

}

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Analisis

setelah membuat program dengan benar kemudian di RUN-kan, maka akan tampil seperti yang tertera diatas, jika kita memasukkan karakter huruf kecil, huruf besar, angka, dan karakter khusus maka akan keluar seperti gambar diatas. contohnya jika kita memasukkan karakter “a” maka hasil yang keluar adalah karakter tersebut adalah huruf kecil.

 

TUGAS 3

Membuat Program kalkulator sederhana. Program harus memungkinkan user untuk mengetik ekspresi dengan bentuk bilangan operator?

jawaban

membuat programnya;

void main()
{
float bilangan;
float s = 0;
char operator;

int valid_operator = 1;

printf(“Mulai perhitungan\n”);

while (1){
scanf(“%f %c”,&bilangan,&operator);

switch(operator){

case ‘s’ :
case ‘S’ : s = bilangan; break;
case ‘*’ : s *= bilangan ; break;
case ‘+’ : s += bilangan ; break;
case ‘-‘ : s -= bilangan ; break;
case ‘/’ : s /= bilangan ; break;
case ‘&’ : s = s && bilangan ;break;
case ‘|’ : s = s ||bilangan ;break;
case ‘%’ : s = fmod(s,bilangan) ; break;
case ‘E’ : exit(0) ;break;
default : valid_operator = 0;
}
if(valid_operator){
printf(“=%f\n”,s);
}
else {
printf(“\nOperator SALAH\n”);
}
}
getch();
}

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Analisis

setelah membuat  program dengan benar kemudian di RUN-kan, maka akan  tampil  seperti yang tertera diatas, dan hasilnya akan mengeluarkan kalkulator sederhana seperti tampilan diatas.

 

TUGAS 4

Membuat Program untuk menentukan suatu tahun kabisat atau bukan yang dimasukkan melalui keyboard. Dimana tahun dibatasi mulai dari tahun 1900 sampai dengan tahun 2005?

jawaban

membuat programnya;

void main()
{
int tahun;
printf(“Masukkan tahun antara 1900-2005 = “);
scanf(“%d”, &tahun);
if(tahun%400==0, tahun%4==0)
printf(“\nTahun %d merupakan tahun kabisat”, tahun);
else
printf(“\nTahun %d bukan merupakan tahun kabisat”, tahun);
getch();
}

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Analisis

setelah membuat  program dengan benar kemudian di RUN-kan, maka akan  tampil  seperti yang tertera diatas, dari hasil percobaan diatas dapat kita ketahui bahwa tahun 2005 adalah bukan merupakan tahun kabisat.

 

TUGAS 5

membuat program untuk menghitung determinan (D) dan mencari akar-akar dari persamaan kuadrat :

 

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

jawaban

membuat programnya;

void main()
{
float A,B,C,D, x1, x2;

printf(“\nMasukkan nilai A=”);
scanf(“%f”, &A);
printf(“\nMasukkan nilai B=”);
scanf(“%f”, &B);
printf(“\nMasukkan nilai C=”);
scanf(“%f”, &C);

D=(B*B)-(4*A*C);

if (D==0)
{
x1=(-B)/(2*A);
x2=x1;
printf(“\nPersamaan kuadrat memiliki akar-akar kembar yaitu :”);
printf(“\nNilai x1= %.f”,x1);
printf(“\nNilai x2= %.f”,x2);
}

else if (D>0)
{
x1=(-B+sqrt(D)/(2*A));
x2=(-B-sqrt(D)/(2*A));
printf(“\nPersamaan kuadrat memiliki akar-akar berbeda yaitu :”);
printf(“\nNilai x1=%.2f\n”,x1);
printf(“Nilai x2=%.2f\n”,x2);
}

else if (D<0)
{
x1=(-B+sqrt(D)/(2*A));
x2=(-B-sqrt(D)/(2*A));
printf(“\nPersamaan kuadrat memiliki akar-akar imajiner berlainan yaitu :\n”);
printf(“\nNilai x1=%.2f\n”,x1);
printf(“Nilai x2=%.2f\n”,x2);
}

getch();
}

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Analisis

setelah membuat program dengan benar kemudian di RUN-kan, maka hasilnya akan tampil  seperti yang tertera diatas.

 

Kesimpulan

untuk statement penentu keputusan disini ialah if-else. statement penentu keputusan sendiri dapat digunakan untuk membuat proses perulangan yaitu dengan dikombinasikan dengan statement goto-label. selain itu, if else memiliki macam bentuk lain yakni else if dan switch case.

 

cukup sekian dari saya, apabila ada kesalahan dalam penulisan saya mohon maaf yang sebesar besarnya.

saya Aditya, sampai jumpa di artikel selanjutnya.

 

Wassalamualaikum Wr. Wb.