Banyak sekali teknik pencahayaan yang bisa digunakan dalam fotografi. Setiap teknik pencahayaan mempunyai tujuan dan hasil yang berbeda. Di sisi lain, sebuah foto tidak akan kelihatan keren tanpa teknik pencahayaan yang tepat.

Salah satu dari teknik pencahayaan adalah In-Vain. Teknik pencahayaan ini termasuk dalam avaiable-lighting atau menggunakan cahaya yang ada, yaitu menggunakan lampu yang mengeluarkan cahaya spot, bisa lampu bohlam atau lampu senter. Cahaya spot ini adalah cahaya yang terfokus pada satu titik dan tidak menyebar.

Teknik In-Vain ini pada dasarnya menggunakan konsep foto di lorong dengan lampu-lampu yang ada, seperti di lorong hotel atau koridor bangunan yang menghasilkan cahaya spot pada tembok. Ini benar-benar memanfaatkan cahaya yang ada. Lampu-lampu tersebut ada di atas sehingga cahayanya jatuh menyempit ke arah bawah. Pada foto-foto ini, cahaya yang dipakai adalah cahaya senter dari handphone. Cahaya diletakkan di atas model dan diarahkan agak ke bawah sehingga menghasilkan cahaya menyempit ke bawah.

Saat lampu tidak bisa dipindahkan, maka pose model yang menjadi hal penting. Model bersender di dinding yang terkena cahaya lampu. Wajah model diarahkan sedikit ke atas untuk mendapatkan cahaya. Arah cahaya juga perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan bayangan yang tidak penting pada foto, khususnya pada wajah model.

Untuk mendapatkan hasil foto yang baik, perlu diperhatikan diafragma dan komposisi. Diafragma sebaiknya menggunakan lebih besar dari F/5 agar menghasilkan bokeh pada latar belakang sehingga hanya fokus pada model. Letak model yang agak di pinggir akan lebih baik agar suasana lorong terlihat menjadi bagian yang tak terpisahkan.

Selamat mencoba.

 

———–
Foto: Ahmad Ryan Niko R, M. Maulana Alfarisi, Wahyu Agung Setiawan
Model: Indah, Debby, Aulia