Memulai amal kebaikan tidak harus menunggu kaya. Dari hal yang kecil, kita bisa menabung bekal akhirat.

Berbagi kepada sesama dengan nasi kotak atau nasi bungkus adalah amal sederhana yang membahagiakan bagi yang membutuhkan. Membuka peluang amal bagi yang ingin memperoleh keberkahan hartanya.

Seperti halnya yang dicontohkan oleh warga perumahan CTS dengan Jum’at berkah sedekah nasi. Jum’at berkah sedekah nasi adalah salah satu program warga perumahan CTS untuk berbagi dan peduli kepada warga sekitar.

Dengan menghimpun infaq dari warga, relasi, dan teman, program sedekah ini, bisa terealisir. Gerakan ini disambut dengan baik oleh warga sekitar perumahan CTS.

Dengan tagline “Siapapun boleh mengambil – siapapun boleh mengisi”, menjadi magnet tersendiri. Tidak kurang dari 50 nasi kotak dan nasi bungkus dan minuman mineral santri sudah siap di rombong sedekah nasi.

Belum sejam dibuka di Jumat yang cerah, makanan dan minuman tersebut habis tak bersisa. Namun tak lama berselang, seorang pengendara motor mengantarkan nasi kuning beberapa paket. Begitulah seterusnya alur keluar masuk makanan begitu cepat.

Terlihat dalam pantauan camera dan CCTV CTS.Net, yang menikmati adalah warga sekitar lokasi dan orang yang kebetulan lewat lokasi. Mulai dari ibu rumah tangga, anak-anak, abang becak sampai mahasiswa.

Lokasi rombong sedekah nasi ini berada di depan gerbang pintu masuk Cluster Taman Sejahtera atau dikenal perumahan CTS. Alamat lengkapnya berada di jalan Kejawanan Putih Tambak XXII A, kelurahan Kejawanan Putih Tambak kecamatan Mulyorejo Surabaya.

Rombong sedekah nasi ini semakin mudah dicari oleh para penderma karena berada di depan musholla Sabilillah. Kalau dicari di google.com/maps/ pun dengan keyword “Perumahan CTS” langsung ketemu.  Bisa juga langsung klik bit.ly/PerumahanCTS.

Ide awal dari gerakan Jumat berkah ini, berawal dari foto yang viral tentang rombong yang di desain mirip seperti rombong sedekah nasi ini. Dari foto yang dibagi via medsos grup perumahan, lalu disepakati untuk digalakkan di depan area perumahan CTS.

“Ada yang memancing menyumbang 1 juta, lalu berlanjut sampai terkumpul 2,5 juta”, ungkap Firman Arifin koordinator rombong sedekah.

“Awalnya kami mau cari rombong yang bekas, dengan harapan lebih murah, tapi karena respon yang bagus dari warga dan rekan-rekan di media sosial WhatsApp dan Facebook, akhirnya diputuskan pesan rombong yang baru sesuai kebutuhan”, jelas dosen Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) ini.

“Kedepannya, berbagi nasi di hari Jumat berkah tetap berjalan seperti pembukaan ini, tapi tidak menutup kemungkinan jika ada donatur yang mau mengisi nasi di hari lain dipersilahkan”, tambahnya.

Ternyata terbukti, animo orang sekitar yang membaca tulisan di rombong sedekah nasi ini terpanggil ikut kontribusi. “Sabtu tadi tadi menjelang dhuhur ada seorang donatur sedekah nasi sebanyak 15 kotak”, ujar Khoiril, satpam CTS.

Monggo bagi pembaca yang berada di sekitar kampus PENS, PPNS dan ITS bisa beramal dengan sedekah nasi, kapanpun dan berapapun. InsyaAllah akan ada senyum kebahagiaan bagi mereka yang menikmati dan tentunya kita juga.