Select Page

Author: Firman Arifin

Masjid Namira, Magnet Jamaah I’tikaf

Biasanya menjelang akhir Romadhon jamaah masjid semakin berkurang. Jamak kita lihat kondisi ini baik di masjid perkotaan maupun yang di daerah. Namun lain halnya dengan masjid Namira Lamongan. Masjid ini seakan menjadi magnet bagi jamaah muslim baik yang di lingkungan Lamongan maupun sekitarnya. Bahkan di akhir Romadhon tepatnya di 10 akhir Romadhon, jamaah memadati bahkan memenuhi semua ruang utama dan teras masjid. Puncaknya di malam yang ke 25 Romadhon, Sabtu tanggal 9 Juni 2018 jamaah “full booked” memenuhi semua shof di masjid yang terletak 3 kiloan dari alun-alun ke arah selatan. Sedangkan jamaah yang tidak tertampung di dalam ataupun...

Read More

The Power of “Arus Kuadrat”

“Beri aku Sepuluh Pemuda, Akan Kuguncang Dunia!” Petikan pidato Bung Karno, presiden pertama Indonesia ini menggelegar. Kenapa Bung Karno tidak menyampaikan satu pemuda saja? Rasulullah berdakwah secara sirri atau sembunyi-sembunyi saat awal diamanahi sebagai rasul. Namun saat sudah ada beberapa pendukung dakwahnya, Rasulullah diamanahi dakwah dengan terang-terangan. Kenapa? Dari dua pertanyaan diatas menarik untuk direnungkan. Kenapa tidak cukup Soekarno saja yang bergerak. Kenapa pula, apa Rasulullah sendiri saja tidak bisa? Masalah antara Potensi dan Kekuatan Secara umum pengertian potensi adalah sebuah kemampuan dasar yang dimiliki manusia yang sangat mungkin untuk dikembangkan. Pendeknya, potensi merupakan kemampuan masing-masing individu yang masih bisa...

Read More

Ramadhan Amplifier Ketaqwaan

Kalau kita lihat gambar mic, amplifier dan speaker seperti gambar di atas, langsung terlintas dalam pikirian kita, itu untuk menguatkan volume suara. Mic merubah dari suara ke sinyal audio sebagai input dari amplifier. Sinyal audio yang kecil itu lalu dikuatkan beberapa kali sehingga menghasilkan sinyal audio yang besar. Output dari amplifier ini dihubungkan dengan speaker agar bisa terdengar oleh manusia. Itulah manfaat dari amplifier, menguatkan sinyal audio agar bisa didengar manusia lebih banyak. Kalau area yang mau terdengar suaranya semakin luas, maka harus dikuatkan pula beberapa kali amplifier tersebut. Ramadhan dan Amplifer Pada tulisan ini, marilah kita merenungkan analogi...

Read More

Belajar dari Hukum Ohm, Selamat datang Masalah

Jamak kita temui, hampir setiap orang yang menghadapi masalah terlihat kusut di wajahnya. Pada tingkatan tertentu, ada sebagian orang bahkan sampai stres dalam menghadapi masalah. Fenomena ini semakin hari semakin bertambah jumlahnya. Mulai dari caleg yang gagal, siswa yang merasa tidak bisa menyelesaikan unas sampai masalah keluarga dan ekonomi. Ironisnya diatara mereka yang “tidak kuat” menyelesaikan masalah sampai bunuh diri. Naudzubillah! Pada tulisan kali ini, penulis akan melihat masalah dari sudut pandang yang lain. Masalah bukan menjadi beban. Tapi masalah sebagai sarana menaikkan derajat manusia, baik di sisi manusia apalagi di sisi Allah. Belajar dari “Ohm” Penulis teringat guru...

Read More

Magnet dan Hubungan Sosial Kita

Beberapa tahun yang lalu, saya mendapat pelajaran yang berharga dari seorang pemulung. Meskipun kejadiannya sudah beberapa tahun lalu, tapi masih menarik untuk diangkat. Sangat tepat kiranya kita diskusikan ini dikala manusia sudah terlalu banyak yang menuntut “Saya dapat apa?”, “Mana bagian saya?”, “Kalau saya mengerjakan ini, apa manfaatnya bagi saya?”, “Kalau begini terus, keluarga saya makan apa?” dan masih banyak kata dan kalimat lainnya yang senada. Jika dilihat dari segi penampilan, pemulung ini tidak berbeda jauh dengan pemulung yang lainnya. Tapi pemulung ini menjadi beda dan bagi saya sangat menarik, karena tongkat yang dipakai untuk memilah-milah “barang temuannya”, bukan...

Read More

Pin It on Pinterest