Assalamualaikum Wr. Wb. halo sobat redaksi kembali lagi dengan saya Yusfidah. Tau nggak kira-kira apa yang akan dibahas kali ini? Langsung saja tanpa banyak basa-basi, dengan tetap menggunakan pemrograman bahasa c, disini saya akan membahas materi mengenai Variabel Array. Sebelum masuk pada materi ada baiknya kita ketahui tujuannya terlebih dahulu.  Jadi tujuannya yaitu untuk mempelajari penggunaan variable array satu dimensi, dua dimensi, berdimensi banyak, array tak berukuran dan parameter array. 

Setelah mengetahui tujuannya, mari kita menuju pembahsannya. Satu array adalah kumpulan  dari beberapa nilai yang  mempunyai tipe yang sama, misalkan integer semua. Float semua dan sebagainya. Untuk membedakan antara nilai satu dengan lainnya digunakan suatu subscript, yang sering disebut index. Suatu variable array dapat digunakan untuk menyimpan beberapa nilai dengan tipe sama, contohnya variable bilangan[n]. maka dapat menyimpan beberapa nilai dengan index mulai 0 sampai n-1 yaitu bilangan [0], bilangan [1], ini bilangan [n-1]. Nilai subscript dapat berupa konstanta, variable dan ekspresi integer.

Agar lebih memahami materi ini, mari kita mencoba untuk membuat suatu program.

  1. PROGRAM UNTUK MENGURUTKAN DATA DENGAN URUTAN NAIK (ASCENDING)

Masukkan program berikut:

#include<stdio.h>

void main()

{

static int a,b,c[256],d,e;

char f;

/* Proses pemasukan angka */

menu:

printf(“\n Masukkan banyak angka yang akan dimasukkan … “); scanf(“%d”,&a);

puts(“”);

for(b=1;b<=a;b++)

{

printf(” Masukkan angka ke %d … “,b); scanf(“%d”,&c[b]);

}

/* Proses pengurutan angka */

for(b=1;b<=a;b++)

 

{

for(d=b+1;d<=a;d++)

{

if(c[b]>c[d])

{

e=c[d];

c[d]=c[b];

c[b]=e;

}

}

}

/* Proses penulisan angka */

printf(“\n Angka setelah diurutkan ascending … \n\n”);

for(b=1;b<=a;b++)

{

printf(” Angka ke %d adalah %d\n”,b,c[b]);

}

/* Proses pengulangan proses */

printf(“\n Tekan T untuk mengulang …”); f=getch();

while(f==’T’)

{

system(“cls”);

goto menu;

}

printf(“\n “);

}

Setelah di-run akan muncul tampilan berikut:

 

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

 

  1. PROGRAM UNTUK MENGIMPLEMENTASIKAN ALGORITMA Siebe of Erastosthenes

Masukkan program berikut:

#include<stdio.h>

 

main()

{

static int a,b,c,d,e,f,g[16384],i,j;

char h;

/* Masukan nilai */

menu1:

printf(“\n Masukkan batas awal angka … “); scanf(“%d”,&a);

printf(” Masukkan batas akhir angka … “); scanf(“%d”,&b);

/* Penghitungan prima */

j=b+1-a;

menu2:

e=0;

for(c=1;c<=a;c++)

{

d=a%c;

if(d==0) e++;

}

if(e==2)

{

f++;

g[f]=a;

}

i++;

printf(“\r Memperoleh %d angka. Loading %d %%”,f,100*i/j);

a++;

if(a<=b) goto menu2;

printf(“\n Tekan sembarang untuk menuliskan bilangan prima tersebut\n”,f);

getch();

/* Penulisan angka prima */

for(c=1;c<=f;c++)

{

printf(” Angka prima ke %d adalah %d\n”,c,g[c]);

}

/* Perulangan proses */

printf(” Tekan T untuk mengulang …\n “); h=getch();

while(h==’y’);

}

 

Setelah di-run akan muncul tampilan berikut:

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

 

  1. PROGRAM UNTUK MENAMPILKAN LAPORAN DAFTAR NILAI SISWA MENGGUNAKAN VARIABLE ARRAY DUA DIMENSI

Masukkan program berikut:

#include <stdio.h>

int Ahmad[3]={81, 90, 62};

int Adang[3]={50, 83, 87};

int Dani[3]={89, 55, 65};

int Edi[3]={77, 70, 92};

int a, jumlah1, jumlah2, jumlah3, jumlah4, hasil1, hasil2, hasil3, hasil4;

main()

{

printf(“No. \tNama Mahasiswa\t  Bahasa \t\t Matematika \t\t Digital”);

printf(“\n1. \tAhmad”);

 

for(a=0; a<=2; a++)

{

printf(“\t\t    %d\t”, Ahmad[a]);

jumlah1 += Ahmad[a];

}

printf(“\n2. \tAdang”);

for(a=0; a<=2; a++)

{

printf(“\t\t    %d\t”, Adang[a]);

jumlah2 += Adang[a];

}

printf(“\n3. \tDani”);

for(a=0; a<=2; a++)

{

printf(“\t\t    %d\t”, Dani[a]);

jumlah3 += Dani[a];

}

printf(“\n4. \tEdi”);

for(a=0; a<=2; a++)

{

printf(“\t\t    %d\t”, Edi[a]);

jumlah4 += Edi[a];

}

getch();

 

printf(“\n\nNo. \tNama Mahasiswa\t Rata rata”);

printf(“\n1.    \tAhmad \t\t    %d”,jumlah1/3);

printf(“\n2.    \tAdang \t\t    %d”,jumlah2/3);

printf(“\n3.    \tDani \t\t    %d”,jumlah3/3);

printf(“\n4.    \tEdi \t\t    %d”,jumlah4/3);

}

 

Setelah di-run akan muncul tampilan berikut:

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

 

Setelah melakukan percobaan, dapat disimpulkan bahwa variable adalah wadah untuk menampung data yang sama sesuai dengan tipe datanya. Array adalah wadah untuk menampung kumpulan dari data yang sesuai dengan datanya.

Sekian artikel saya kali ini, semoga bermanfaat dan sampai jumpa kembali.