Assalamualaikum Wr. Wb

Hai teman-teman redaksi, selamat datang di artikel saya. Ada pepatah yang mengatakan “tak kenal maka tak sayang”, nah maka dari itu kenalan dulu yuk. Perkenalkan nama saya Yusfidah Nur Umami dari kelas D3 Teknik Elektronika B. Disini saya akan membagikan informasi mengenai expression (operator & operand) & statement.

Sebelum menuju pembahasan, saya akan memberitahukan tujuan dari mempelajari materi ini, yaitu untuk mengamati penggunaan operator aritmatika seperti +,-,*,/ dan % (modulus) dan operator unary seperti – (minus), ++ (increment) dan – (decrement) yang dipadukan dengan tipe variable dasar yaitu int (bilangan bulat) dan float (presisi tinggi), double (presisi ganda) dan char.

Nah, mari kita mengenali apa yang dimaksud dengan istilah-istilah dalam materi expression (operator & operand) & statement.

  1. Expression terdiri atas dua bagian yatu operator dan operand, yang dikombinasikan menjadi satu.
  2. Operator adalah symbol yang digunakan untuk melakukan proses operasi satu atau beberapa operand.
  3. Operand adalah bagian yang paling sederhana dari Exspression. Operand dapat berupa konstanta seperti 339, 55, 132 dan seterusnya atau berupa variable seperti x, y, jumlah, selisih, dan sebagainya.
  4. Statement (steitmen) adalah unsur dasar pembentuk suatu program. Suatu program terdiri dari beberapa statement, dimana komputer akan melakukan tugas tertentu sesuai dengan urutan statement. Ada 3 jenis statement, yaitu: expression statement, compound statement, dan control statement.
  5. Exspression statement adalah suatu exspression yang diikuti dengan tanda titik koma [;] (semi colon).
  6. Compound statement  (dikenal dengan block statement) adalah dua atau lebih statement yang dikelompokkan menjadi satu dengan cara memberi batas tanda kurung awal dan tanda kurung akhir, sehingga tidak perlu diakhiri dengan tanda titik koma pada akhir dari compound.
  7. Control statement adalah statement yang mengendalikan langkah-langkah program, contohnya for loop, while loop, dan if-else (yang akan dilakukan pada percobaan berikutnya).
  8. Symbolic constant adalah suatu nama dimana digunakan untuk menggantikan suatu nilai tertentu , sehingga akan lebih mudah dalam pembacaan suatu program, contohnya #define PI 3.14, untuk membedakan dengan variable maka nama ditulis dengan huruf besar seperti PI.

Kita telah mengetahui penjelasan mengenai expression (operator & operand) & statement, selanjutnya mari kita mencoba untuk membuat suatu program.

  • Membuat program untuk mengkoversikan suatu nilai derajat Fahrenheit (F) ke derajat Celcius (C), dengan formula

C = 5/9 (F – 32)

 

#include<stdio.h>
#include<conio.h>
#include<stdlib.h>
void main()
{
float C, F;

printf(“masukkan derajat fahrenheit = “);
scanf(“%g”, &F);
C=(F-32) * 5/9;
printf(“%g Fahrenheit = %g celcius”, F,C);

getch();
}

 

Setelah build and run, maka akan muncul tampilan seperti berikut:

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

 

  • Membuat program untuk mengevaluasi formula

y = 3x2+6x+9

z = 2y2+5x2/9y

 

void main()
{
float x, y, z;

printf(“Masukkan nilai x = “);
scanf(“%g”, &x);

y = (3 * x * x) + (6 * x) + 9;
z = ((2 * y * y) + (5 * x * x)) / (9 * y);
printf(“Didapatkan nilai y = %g dan nilai z = %g”,y,z);

getch();
}

 

Setelah build and run, maka akan muncul tampilan seperti berikut:

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

 

  • Program untuk menghitung keliling dan luas suatu lingkaran, dengan formula

Keliling = 2π

Luas = πr2

 

#include<stdio.h>
#include<conio.h>
#include<stdlib.h>
#define PI 3.14

void main()
{
float r, luas, keliling;

printf(“masukkan jari-jari lingkaran = “);
scanf(“%g”, &r);
luas= PI * r * r;
keliling= 2 * PI * r;

printf(“keliling lingkarang dengan jari-jari %g adalah = %g\n”, r, keliling);

printf(“luas lingkaran dengan jari-jari %g adalah = %g\n”, r, luas);

getch();
}

 

Setelah build and run, maka akan muncul tampilan seperti berikut:

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

 

  • Program untuk mengkonversi dari jam ke menit

void main()
{
float menit, jam, hasil;

printf(“program konversi jam ke menit\n\n”);
printf(“masukkan jam dan menit (jj:mm) = “);
scanf(“%g:%g”, &jam, &menit);
hasil= jam * 60 + menit;
printf(“jam %g:%g adalah setara dengan %g menit\n”, jam, menit, hasil);

getch();
}

 

Setelah build and run, maka akan muncul tampilan seperti berikut:

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

 

  • Memberikan komentar terhadap tampilan program

/*Nama File: EXPRESS8.C*/

void main()
{
int a, b ,c, d;
double e, f, g, h;

a=75; b=259; c=3315; d=12345;

e=75.07; f=259.055; g=3315.3310; h=12345.67890;

printf(“a=%7d\nb=%7d\nc=%7d\nd=%7d\n\n”,a,b,c,d);

printf(“e=%12.5f\nf=%12.5f\ng=%12.5f\nh=%12.5f\n”,e,f,g,h);

getch();
}

 

Setelah build and run, maka akan muncul tampilan seperti berikut:

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Mengapa demikian?

Karena variabel yang digunakan yaitu variabel Int yang berfungsi untuk menampilkan bilangan bulat. Selain itu, yang saya gunakan  “%7d” merupakan angka yang akan menghasilkan panjang nilai float sepanjang 7 didepan koma, sedangkan %12.5f akan memunculkan panjang nilai float sepanjang 12 didepan koma dan hanya 5 angka dibelakang koma.

 

Setelah mengetahui penjelasan mengenai expression (operator & operand) & statement, dan telah mencoba membuat program. Maka dapat dilihat bahwa, pemrograman bahasa C dapat dipelajari dengan mudah dan tidak sesulit yang dibayangkan.

Sekian artikel dari saya untuk kali ini, mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam pengetikan. Semoga bermanfaat, dan sampai jumpa kembali di artikel saya selanjutnya.