Select Page

Author: Ade Kurnia Dewi

STRUKTUR dari VARIABEL

Semangat PAGI!!! Pagi! Pagi! Pagi! Luar biasa !!! Salam sejahtera untuk kita semua, bertemu lagi bersama saya Ade Kurnia Dewi dengan bimbingan Bp Firman Arifin selaku dosen Algoritma Pemrograman. Sekarang saya  akan membahas mengenai variabel Struktur  Pasti kalian bertanya-tanya  bukan apa itu struktur????? Struktur adalah Pengelompokan beberapa variabel dengan tipe berbeda dalam satu nama yang sama. Dan apa saja si isi dari struktur???? Struktur berisi mengenai interger, float, char dan sebagainya. Lalu, Fungsi dari Struktur apa saja yaa???? Struktur biasa dipakai mengelompokkan beberapa informasi yang berkaitan menjadi sebuah kesatuan. Setelah mengetahui tentang struktur, sekarang kita mulai mengaplikasikan dalam sebuah program Membuat program tanggal bulan tahun untuk menentukan beberapa hari setelahnya Berikut program yang dapat kalian coba: #include<stdio.h> struct tgl { int d; int m; int y;}; int bulann [13]={0,31,28,31,30,31,30,31,31,30,31,30,31}; struct tgl skrg; static char *bulan[]={ “salah”,”jnr”,”feb”,”mrt”,”apr”,”mei”,”jun”,”jul”,”ags”,”sep”,”okt”,”nov”,”des”}; void tanggalanbesok(struct tgl bsk,int tambah) { bsk.d=bsk.d+tambah; while (bsk.d>bulann[bsk.m]){ if (bsk.y%4==0) bulann[2]=29; else bulann[2]=28; bsk.d=bsk.d-bulann[bsk.m]; bsk.m=bsk.m+1; if (bsk.m>12) {bsk.m=bsk.m-12;bsk.y=bsk.y+1;}} printf (“\n%d-%d-%d”,bsk.d,bsk.m,bsk.y); printf(“\n%d %s %d”,bsk.d,bulan[bsk.m],bsk.y); } int main() { printf(“Tanggal sekarang adalah “); int tambah; mulai: printf (“masukan tanggal : (dd mm yyyy)\n”); scanf(“%d %d %d”,&skrg.d,&skrg.m,&skrg.y); if(skrg.y%4==0) bulann[2]=29; else bulann[2]=28; if(skrg.d>bulann[skrg.m]||skrg.m>12||skrg.m<1){ printf(“\nForamat salah ulang\n”); goto mulai;} printf(“%d %s %d”,skrg.d,bulan[skrg.m],skrg.y); printf (“\nmasukan berapa jumlah hari berikutnya : “); scanf(“%d”,&tambah); tanggalanbesok(skrg,tambah); } maka hasil nya akan menjadi 2. Menentukan selisih dari 2 waktu yang berbeda Berikut program yang dapat dibuat : #include<stdio.h> struct waktu { int...

Read More

VPN (Variabel Pointer N penggunaannya)

Semangat PAGI!!! Pagi! Pagi! Pagi! Luar Biasa! Salam Sejahtera untuk kita semua. Saya Ade Kurnia Dewi dengan bimbingan bapak Firman Arifin, bermaksut memberikan sedikit pemahaman tentang penggunaan variable pointer . Sebelum memperlajari penggunaannya, terlebih dahulu kita harus mengetahui Apa itu pointer? Yaitu suatu variable yang menyimpan alamat dari suatu variabel yang ditunjuk oleh pointer yang bersangkutan dengan disesuaikan pada tipe datanya. Lalu, Apa fungsi dari pointer? Pointer berguna untuk mentransfer data yang mempunyai kapasitas besar, melalui suatu fungsi. Pointer sangat erat kaitannya dengan array , sehingga variable pointer dapat menggantikan fungsi dari variable array. Setelah mengetahui pengertian dan fungsinya, mari kita mengaplikasikannya dalam program yang akan kita buat. Program untuk menyimpan bilangan dan mengurutkannya #include<stdio.h> #include<stdlib.h> #include<string.h> main() { static int a,b[16],c,d; char e[16],*f; menu: printf(“\n Angka sebelum diurutkan …\n”); for(a=1;a<13;a++) { printf(” Angka ke %d = “,a); scanf(“%d”,&b[a]); } printf(“\n Angka setelah diurutkan …\n”); for(a=1;a<13;a++) { for(d=a+1;d<13;d++) { if(*(b+a)>*(b+d)) { c=*(b+d); *(b+d)=*(b+a); *(b+a)=c; } } printf(” Angka ke %d = %d\n”,a,*(b+a)); } printf(“\n Ketik ‘exit’ untuk keluar …\n”); gets(e); printf(” “); gets(e); f=strlwr(e); if(strcmp(f,”exit”)==0); else { system(“cls”); goto menu; } } MAKA, akan tampil seperti gambar berikut 2.  Program yang menyimpan data karakter ‘X’ pada suatu array dimensi 12×12 menggunakan index pointer #include<stdio.h> #include<stdlib.h> #include<string.h> main() { static int a[12][12],b,c,*d,e,f,g; char h[8],*i; menu1: g=1; for(e=0;e<12;e++) { for(f=0;f<12;f++) a[e][f]=48; } menu2: system(“cls”); d=&a; printf(“\n\r”); for(e=1;e<13;e++) { for(f=1;f<13;f++) printf(“%2c”,*d++); puts(“”); } if(g>1)...

Read More

MUDAHH !!! VARIABEL DAN FUNGSI STRING

Semangat Pagi! Pagi! Pagi! Pagi! LUAR BIASA!!! Kembali lagi bersama saya Ade Kurnia Dewi dalam pembahasan materi pemrograman. Nhah, kali ini kita akan membahas tentang penggunaan variable string yang dipadukan dengan fungsi-fungsi untuk mengolah data string, seperti strct(), strlen(), strcpy() dan sebagainya. Apa itu String??? String adalah suatu karakter yang terdiri dari beberapa karakter (deretan karakter) yang diakhiri dengan karakter khusus ‘\0’ (null). String memiliki konstanta yang ditulis didalam tanda petik dua(“), seperti yang digunakan dengan pada fungsi printf() dan puts().  Perlu kamu tahu! Pada konstanta karakter string mempunyai kelas penyimpanan static, sehingga bila digunakan didalam fungsi, maka nilai fungsi tidak akan berubah selama program aktif. Nhahhh setelah mengetahui tentang variabel string sekarang waktunya kita mengaplikasikannya Membuat fungsi yang disebut strsipsip()  #include<stdio.h> #include<string.h>     char str1[100],teks[100],hasil[100]; //fungsi sisipan// char sisip(char teks[], char str1[], int a) { strncpy(hasil,teks,a); strncat(hasil+a,str1,strlen(str1)-1); strcat(hasil+a+strlen(str1)-1,teks+a); } main() { int a;     puts(“Masukan sebuah tulisan”); fgets(teks, sizeof teks, stdin);     puts(“Tambahkan karakter yang akan disisipi”); fgets(str1,sizeof str1, stdin);     puts(“Disisipi di huruf berapa??”); scanf(“%d”,&a);     sisip(teks,str1,a); puts(hasil);     getch();} Program akan menampilkan tampilan seperti berikut : 2. Membuat program sebagai pembeda kalimat polindrom atau bukan #include<stdio.h> #include<string.h> char klmt1[100],klmt2[100]; main() { puts(“Masukan kalimat “); fgets(klmt1,sizeof klmt1,stdin); spasi(klmt1);     strcpy(klmt2,klmt1); strrev(klmt2);     if(strcmp(klmt1,klmt2)==0) puts(“Kalimat POLINDROM”); else puts(“bukan Kalimat POLINDROM”);     getchar(); } spasi(char klmt1[]) { int b = strlen(klmt1) -1; if (klmt1[b] == ‘\n’) {klmt1[b] = ‘\0’;}    ...

Read More

VARIABEL ARRAY

SEMANGAT PAGI!! Pagi  Pagi  Pagi LUAR BIASA! Hai sobat redaksi yang budiman. saya Ade Kurnia Dewi dengan bimbingan Bapak Firman Arifin, akan memaparkan penggunaan variabel array satu dimensi, dua dimensi, berdimensi banyak, array tak berukuran dan parameter array. Apa itu ARRAY? Array adalah kumpulan nilai dengan tipe yang sama. Untuk membedakan nilai satu dan lainnya menggunakan subscript yang disebut index. Nilai subscript berupa konstanta, variabel, dan ekspresi interger. Fungsi ARRAY? Variabel array digunakan untuk menyimpan nilai dengan tipe sama. Setelah mengetahui tentang ARRAY, marilah kita mulai mengaplikasikannya untuk membuat sebuah program. Membuat program yang berguna untuk mengurutkan data  #include <stdio.h> #include <math.h> main() {int data,a,z,b; printf(“Masukan jumlah data = “); scanf(“%d”,&data); int nilai[data]; for(a=0;a<data;a++){ printf(“data ke %d = “,a+1); scanf(“%d”,&nilai[a]); } for(a=0;a<data;a++){ for(b=a+1;b<data;b++){ if(nilai[a]<nilai[b]){ z=nilai[b]; nilai[b]=nilai[a]; nilai[a]=z; }}} printf(“Data urutannya dari terbesar adalah “); for(a=0;a<data;a++){ printf(“%d”,nilai[a]); if(a<data-1){printf(“,”);} } getch();} Pada pemrograman ini, kita dapat mengetahui variabel array dapat digunakan untuk mengurutkan data seperti apa yang kita inginkan. 2. Membuat program untuk mengimplementasikan algoritma #include <stdio.h> #include <math.h> int main() {int n,i,a; printf(“Menampilkan bilangan prima dari 1 sampai n .Masukan nilai n = “); scanf(“%d”,&n); int p[n]; for(i=2;i<=n;i++){p[i]=1;} for(i=2;i<n;i++){if(p[i]){for(a=2;a*i<=n;a++){p[i*a]=0;}}} for(i=2;i<=n;i++) {if(p[i]!=0){printf(“%d “,i);}} getch();} 3. Membuat program untuk menampilkan laporan. #include <stdio.h> #include <math.h> int main() { int jumlah,a; printf(“Masukan jumlah siswa = “); scanf(“%d”,&jumlah); float bhs,mtk,digi,rata[jumlah]; char string[16][16]; printf(“No.\t\tNama Mahasiswa\tBAHASA\tMATEMATIKA\tDIGITAL\n”); for(a=0;a<jumlah;a++){ printf(“%2d\t\t”,a+1); scanf(“%s%f%f%f”,&string[a],&bhs,&mtk,&digi); rata[a]=(bhs+mtk+digi)/3;} printf(“No\t\tNama Mahasiswa\t\tRata rata\n”); for(a=0;a<jumlah;a++) {printf(“%2d\t\t%s\t\t\t%g\n”,a+1,string[a],rata[a]);} }...

Read More

FUNGSI KESENDIRIAN

SEMANGAT PAGI!! Pagi  Pagi  Pagi LUAR BIASA! Hai sobat redaksi yang budiman. saya Ade Kurnia Dewi dengan bimbingan Bapak Firman Arifin, akan memaparkan proses pembuatan fungsi-fungsi diluar fungsi-fungsi yang ada, serta mempelajari penggunaan variabel global, local, eksternal, otomatis, statis, dan register. sebelum membahas lebih lanjut proses nya, kita harus lebih dahulu mengetahui apa itu fungsi? Fungsi adalah bagian program yang terpisah dari fungsi program utama main() dan berdiri sendiri untuk melakukan proses tertentu. Tujuan digunakannya fungsi adalah untuk mencegah penggunaan program secara berulang, dimana program menjadi sangat panjang.     Nhahhh,, setelah mengetahui penjelasan dari fungsi, sekarang kita mulai mengaplikasikannya untuk membuat program Membuat fungsi tahun kabisat #include<stdio.h> /*Fungsi kabisat*/ int kabisat(int tahun) {int x; x=tahun%4; if(x!=0){return(0);} else {return(1);} } void main() {int tahun,z;char c; printf(“Menentukan Tahun Kabisat\nMasukan tahun = “); scanf(“%d”,&tahun); z=kabisat(tahun); if(z==0) {printf(“Tahun %d adalah bukan tahun kabisat”,tahun);} else {printf(“Tahun %d adalah tahun kabisat”,tahun);} getch(); } maka hasil yang akan keluar dilayar sebagai berikut 2. Membuat fungsi faktorial() #include<stdio.h> /*Fungsi faktorial*/ int nilai; long int faktorial(nilai) {register int i; int fak=1; for(i=1;i<=nilai;i++) fak*=i; return(fak); } main() {char c; printf(“Masukan nilai x yang difaktorialkan = “); scanf(“%d”,&nilai); printf(“Faktorial dari %d = %d\n”,nilai,faktorial(nilai)); getch(); } maka hasil yang akan keluar dilayar sebagai berikut 3. Membuat fungsi permutasi() dan kombinasi() #include<stdio.h> #include<math.h> float fak,p; /*Fungsi faktorial*/ float faktorial(float z) { register int i; float fak=1.0; for(i=1;i<=z;i++) fak*=i; return(fak); } /*fungsi permutasi*/...

Read More

Pin It on Pinterest