Select Page

Author: Achmad Shofyan

MELUKIS DENGAN CAHAYA

Salah satu kreasi fotografi yang menarik adalah melukis dengan cahaya yang disebut dengan light painting. Seperti apa lighting painting itu dan bagaimana cara membuatnya? Akan saya bahas lengkap dan memberikan beberapa contoh dari hasil foto light painting. Apa itu light painting? Light Painting adalah melukis cahaya dengan menggunakan tehnik fotografi yang bernama Bulb. Tehnik Bulb sendiri adalah sebuah tehnik long-exposure dengan menekan terus-menerus atau mengunci tombol shutter sampai selesai, kemudian dilepas saat selesai. Bagaimana cara membuat light painting? Persiapkan terlebih dahulu yang terpenting adalah kamera, tripod, sumber cahaya (bisa menggunakan senter, lampu led, atau laser). Setting kamera di mode manual, Atur bukaan kamera (Aperture) di f/8-f/11 agar supaya keseluruhan foto akhir akan tampak tajam dari ujung ke ujung, pilih shutter speed lambat 10-30 detik Tujuan shutter speed lambat tentu supaya kamera bisa merekam jejak cahaya yang akan kita buat, Atur ISO 100 atau 200 agar hasil foto maksimal dan terhindar dari noise yang mengganggu. Setelah semua settingan kamera telah diatur, tempatkan kamera di tripod agar saat memotret hasilnya tidak abstrak, atau blur. Pastikan memiliki konsep foto light painting yang akan dibuat, contohnya buat bentuk spiral, kotak, segitiga atau semacamnya, jika menyertakan obyek, gunakan lampu flash eksternal agar obyek terlihat dihasil foto. Persiapkan cahaya yang terang untuk melukis, lebih baik lagi jika menggunakan lampu LED warna-warni atau juga bisa light stick. Perhatikan lokasi pemotretan, carilah tempat yang sedikit cahaya agar...

Read More

Teknik Low Key Lighting

Sebenarnya ada banyak teknik pecahayaan dalam fotografi seperti Low Key Lighting, High Key Lighting, Cross Lighting, dan Cahaya Berwarna. tetapi disini saya akan membahas lebih dalam teknik pencahayaan Low Key Lighting. Sebenarnya apa itu teknik Low Key Lighting? Low Key Lighting merupakan teknik pencahayaan fotografi dengan menggunakan cahaya yang redup, dan hanya sedikit bagian yang terang. Sebenarnya pada teknik low key lighting ini tidak harus menggunakan sedikit pencahayaan, tetapi juga bisa menggunakan banyak pencahayaan dengan menggunakan alat fotografi seperti reflector atau juga bisa menggunakan cermin, tujuannya untuk mengangkat detail dari beberapa bagian pada obyek foto. Salah satu karakter dari Low Key Lighting dengan ditunjukkan dengan histogram gambar dibawah, dan dari teknik ini menciptakan nuansa yang misterius. Cara memotret dengan low key adalah mempersiapkan Iatar belakang yang bernuansa gelap, seperti hitam atau warna gelap lainnya. Pengaturan exposure tidak harus di nol, tapi justru agak digelapkan supaya suasana gelapnya lebih kentara. Untuk teknik low key ini dapat dimulai dengan menggunakan satu sumber pencahayaan dan latar belakang kain hitam atau wama lain yang gelap berwarna tua. Untuk portraiture, subyek/model mengenakan pakaian hitam atau warna gelap (Low Key Photography juga dikenal dengan istilah Black on Black). Tujuannya untuk mengutamakan wajah subyek/model kita “muncul” pada foto. Untuk pemotretan portrait low key, biasanya rintangannya adalah mengarahkan cahaya ke bagian yang bagus dan membatasi cahaya untuk tidak menerangi hal-hal yang tidak diinginkan. Pose dan ekspresi subjek...

Read More

Pin It on Pinterest