Jika anda ingin pergi ke tempat yang tidak hanya menghibur namun juga dapat sekaligus mempelajari hal baru, mungkin obyek wisata yang satu ini cocok untuk anda kunjungi. Namanya adalah Cimory Dairyland & Resto Prigen.

Obyek wisata yang baru saja soft opening pada 1 Desember 2019 ini, terletak di Jl. Raya Prigen, Pasuruan, Jawa Timur. Lokasinya yang berada tepat di depan Pasar Prigen serta bangunan bergaya peternakan yang megah dan nampak dari kejauhan, membuat anda tidak kesusahan untuk dapat menemui lokasi dari obyek wisata ini.

Meskipun obyek wisata ini tidak terlalu luas, obyek wisata ini menyajikan fasilitas yang nyaman dan cukup lengkap. Mulai dari mushola, toilet, museum, area peternakan outdoor, hingga mini waterpark. Harga tiket masuk yang ditetapkan pun juga relatif terjangkau, yaitu Rp 20.000 untuk tiket dairyland (peternakan) dan Rp 20.000 untuk tiket museum.

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
Pemandangan Cimory Dairyland Prigen dari balkon pintu utama

Begitu masuk, pengunjung akan langsung disuguhkan dengan halaman peternakan yang berisi beragam aneka satwa. Mulai dari domba , bebek jambul putih, kelinci, unta, keledai hingga kuda poni. Selain dapat melihat-lihat koleksi satwa yang ada, dengan membayar tiket tambahan sebesar Rp 5.000 kita juga dapat masuk kedalam beberapa halaman peternakannya untuk memberi makan atau hanya sekadar berinteraksi dengan hewan secara lebih dekat sambil berswafoto.

Setelah melewati halaman peternakan, kita akan menjumpai sebuah mini waterpark yang dapat digunakan oleh anak-anak untuk berenang. Sebenarnya orang dewasa juga bisa ikut, akan tetapi kolam yang disediakan hanya berkedalaman 0.5 meter sehingga lebih cocok untuk pengunjung anak-anak.

Tampak peternakan sapi dari luar
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
Tampak peternakan sapi dari luar

Berjalan sedikit lagi, anda akan menemui sebuah bangunan peternakan berwarna hitam putih yang berhiaskan ornamen sapi. Tempat ini adalah peternakan sapi. Disini, anda dapat melihat sapi dengan jarak dekat dan memberi sapi makan. Instruktur yang ada, juga akan menjelaskan tentang sapi, perawatannya hingga produk apa saja yang dapat dihasilkan dari seekor sapi.

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
Sapi-sapi yang ada di dalam peternakan

Setelah dari peternakan sapi, pengunjung akan melewati jalan yang bertanjak menuju ke pintu keluar peternakan. Di sepanjang jalan, anda akan menemui berbagai taman dan dekorasi yang cocok digunakan untuk menjadi spot foto yang eyecatching dan sayang untuk terlewatkan. Mulai dari sumur harapan, bongkahan kayu yang menyerupai gua, hingga taman bunga yang asri ada di sini.

Sesampainya di pintu keluar, kita dapat menukarkan tiket masuk kita dengan sebotol yogurt Cimory berukuran kecil sebagai oleh-oleh. Setelah melewati pintu keluar, kita akan diarahkan kembali ke pintu utama. Disini kita bisa masuk ke museum atau langsung menuju area restoran dan toko oleh-oleh. Sayangnya, karena penulis tidak membeli tiket museum akibat pengunjung yang sudah melebihi kapasitas, penulis pun langsung pergi menuju area restoran dan toko oleh oleh.

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
Toko oleh-oleh khas Cimory Dairyland Prigen

Toko oleh-oleh Cimory Dairyland menjual berbagai buah tangan mulai dari produk olahan susu bermerk Cimory, boneka, aneka kripik hingga kue bolu buatan Cimory bermerk Chocomory. Pilihannya lumayan lengkap, sayangnya untuk produk selain yang buatan Cimory sendiri kurang menarik karena anda dapat membelinya di tempat lain dengan harga yang lebih terjangkau dan variasi yang lebih beragam.

Cimory Dairyland Prigen merupakan salah satu obyek wisata baru di Jawa Timur yang sayang untuk dilewatkan. Tempat ini menawarkan wisata yang selain menghibur juga mengedukasi. Sayangnya karena masih soft opening, beberapa fasilitas yang ada masih kurang maksimal serta ada beberapa yang masih belum bisa digunakan. Penulis berpesan kepada calon pengunjung yang ingin mengunjungi tempat ini untuk datang lebih awal karena tempat parkir yang disediakan sangat terbatas dan untuk menghindari lalu lintas yang amat padat apalagi lokasi obyek wisata ini yang berseberangan dengan pasar sehingga bukan tidak mungkin anda akan kelelahan duluan bahkan sebelum mencapai lokasi tujuan.