Hello teman-teman, kali ini aku Lina dari D3 Elka B ingin membahas sedikit banyak mengenai expression and statement dalam bahasa C. Untuk lebih jelasnya simak uraianku berikut ini.

Apa itu Expression and statement?

Dalam bahasa C expression itu terdiri dari operand dan operator yang mana operand adalah bagian yang paling sederhana dari expression sedangkan operator adalah suatu simbol yang digunakan untuk memproses operand itu sendiri. Statement adalah unsur dasar pembentuk program yang disusun secara berurutan agar program dapat berjalan. Sebagai contoh misalnya 2x+3y=6, maka yang dikatakan sebagai operand yakni x,y,2,3, dan 6 sedangkan tanda (+) dan (=) yakni suatu operatornya.

Jenis-jenis statement

  1. Expression Statement, adalah ekspresi yang diikuti dengan tanda titik koma [;].
  2. Compound Statement atau Block Statement, adalah dua atau lebih statement yang dikelompokkan menjadi satu dengan memberi batas tanda kurung awal dan akhir sehingga tidak perlu diberi tanda titik koma pada akhir compund.
  3. Control Statement, adalah statement yang mengendalikan langkah-langkah program seperti for loop, while loop, dan if-else.

Agar data dapat ditampilkan pada layar maka maka memakai fungsi printf():

printf(“string kontrol”,argumen1, argumen2,…);

String kontrol dapat berupa keterangan yang akan ditampilkan pada layar beserta penentu format (seperti %d, %f, dan %c). Untuk menampilkan bilangan integer bertanda (signed) dalam bentuk decimal dapat menggunakan %d. Untuk menamilkan bilangan real dalam notasi dddd.dddddddddddd maka menggunakan %f. Sedangkan %c digunakan untuk menampilkan sebuah karakter. Fungsi scanf() merupakan fungsi yang dapat digunakan untuk memasukkan berbagai jenis data. Untuk menyatakan alamat dari variabel, didepan variabel dapat ditambahkan tanda & yang dinamakan sebagai operator alamat.

Baiklah teman-teman mari kita lakukan beberapa percobaan untuk membuktikan expression and statement dalam bahasa C ini. Semoga bermanfaat yah.

1.Konversi Suhu

Dalam percobaan kali ini kita akan melakukan konversi suhu dari fahrenheit ke celcius dengan menggunaka program bahasa C. Apabila diketahui suatu nilai F derajat fahrenheit maka untuk mengubahnya ke celcius kita bisa menggunakan rumus : C=5/9(F-32)

Lalu bagaimana dalam membuat programnya?Mari kita lanjut dengan membuka aplikasi Code Block lalu ketikkan seperti urain dibawah ini.

void main()
{
float var1=5, var2=9, var3=32, fahrenheit=212, celcius, hasil;
hasil= fahrenheit – var3;
celcius=var1 / var2 * hasil;
printf(“Masukan derajat fahrenheit = “);
scanf(“%f”, &fahrenheit);

printf(“Konversi fahrenheit ke celcius adalah %g derajat Celcius”, celcius);
getch();
}

Setelah itu tekan build pada menu kemudian tekan run maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini, kemudian masukkan nilainya.

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

                                                     Gambar 1.1 Tampilan ketika memasukkan nilai pada menu run

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Gambar 1.2 Tampilan hasil dari program yang dijalankan

2. Mengevaluasi suatu formula

Apabila terdapat formula y=3x²+6x+9 dan z= 2y²+5x²/9y maka untuk menampilkan nilai dari setiap variabel x dan y program yang dapat ditulis yakni sebagai berikut.

void main()
{
float var2=3, var3=5, var4=6, var5=9, x=2, y, z;

y= (var2*x*x)+(var4*x)+9;
z=((x*y*y)+(var3*x*x)) / (var5*y);

printf (“Masukkan nilai x = “);
scanf(“%f”, &x);

printf(“Nilai y adalah %g\n”,y);
printf(“Nilai z adalah %f”,z);
getch();
}

Setelah itu tekan build pada menu kemudian tekan run maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini, kemudian masukkan nilainya.

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

                                        Gambar 2.1 Tampilan ketika memasukkan nilai pada menu run

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Gambar 2.2 Tampilan hasil dari program yang dijalankan

3. Menghitung keliling dan luas suatu lingkaran

Keliling dan luas lingkaran juga dapat dihitung melalui suatu program komputer. Dengan formula bahwa untuk mencari keliling lingakaran = 2πr dan luas lingkaran = πr² maka dalam penulisan programnya yaitu seperti berikut ini.

#define PI 3.14
void main()
{
float jari2=12, luas, keliling;
keliling= 2 * PI * jari2;
luas= PI * jari2 * jari2;

printf(“Masukan jari-jari lingkaran = “);
scanf(“%f”, &jari2);

printf(“\nKeliling lingkaran dengan jari-jari 12 adalah %g\n”, keliling, jari2);
printf(“Luas lingkaran dengan jari-jari 12 adalah %g”, luas, jari2);
getch();
}

Setelah itu tekan build pada menu kemudian tekan run maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini, kemudian masukkan nilainya.

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Gambar 3.1 Tampilan ketika memasukkan nilai pada menu run

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Gambar 3.2 Tampilan hasil dari program yang dijalankan

4. Konversi jam ke menit

Untuk mengkonversi dari jam ke menit maka digunakan fungsi scanf() agar hasil dari program yang diketikkan dapat terlihat di black screen. Program dari konversi jam ke menit yakni sebagai berikut.

void main()
{
float jam=11, menit=07, var1=60, hasil;
hasil= (jam * var1) + menit;

printf(“Masukan jam dan menit (jj:mm) = “);
scanf(“%f:%f”, &jam, &menit);

printf(“Konversi jam 11:07 adalah setara dengan %g menit “, hasil);
getch();
}

Setelah itu tekan build pada menu kemudian tekan run maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini, kemudian masukkan nilainya.

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Gambar 4.1 Tampilan ketika memasukkan nilai pada menu run

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Gambar 4.2 Tampilan hasil dari program yang dijalankan

5. Tampilan dari program dibawah ini

/*Nama File: EXPRESS8.C*/
void main()
{
int a, b, c, d;
double e, f, g, h;

a=75; b=259; c=3315; d=12345;
e=75.07; f=259.055; g=3315.3310; h=12345.67890;

printf(“a=%7d\nb=%7d\nc=%7d\nd=%7d\n\n”,a,b,c,d);
printf(“e=%12.5f\nf=%12.5f\ng=%12.5f\nh=%12.5f\n”,e,f,g,h);
getch();
}

Setelah itu tekan build pada menu kemudian tekan run maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini, kemudian masukkan nilainya.

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Gambar 5.1 Tampilan hasil dari program yang dijalankan

Untuk %7d menunjukkan bahwa angka maksimal yang dapat ditunjukkan dalam black screen yakni 7 angka sedangkan %12.5 memiliki arti bahwa ada maksimal 12 angka yang dapat ditampilkan pada black screen dan terdapat maksimal 5 angka dibelakang koma yang dapat ditampilkan pada layar.

Kesimpulan 

Dari percobaan tersebut dapat disimpulkan bahwa banyak sekali operator-operator yang digunakan sehingga kita lebih banyak mengenal operator yang ada dan dapat mudah dalam membuat beberapa program. Selain itu, dengan memadukan beberapa operator dengan berbagai tipe variabel dasar maka kita dapat memodifikasi dalam membuat program yakni dengan memasukkan nilai pada layar dengan menggunakan fungsi scanf() kemudian ditekan enter sehingga hasil tidak langsung ditampilkan dalam layar saat tombol run ditekan.

Sekian yang dapat saya tuliskan semoga dapat membantu teman-teman sekalian dalam mengerjakan tugas yang sama. Sampai berjumpa diartikel selanjutnya.