Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Hello good people!!

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang fungsi dan tipe variabel dasar pada pemrograman bahasa C. sebelum kita masuk ke fungsi dan tipe variable dasar, ada pepatah tak kenal maka tak sayang, jadi kita pengenalan dulu yuk dengan program C ini agar bisa sayang sama ….   pemrograman bahasa C ini ya..

Struktur suatu bahasa C adalah terdiri dari bagian #include,deklarasi konstanta, deklarasi variable, deklarasi fungsi-fungsi dan fungsi main(). Bahasa C boleh hanya terdiri dari include dan fungsi main() saja, dimana bahasa C merupakan bahasa yang sensitive case, yaitu penulisannya menggunakan huruf kecil dan membedakan antara huruf besar dan kecil. Oleh karena itu dalam penulisan program huruf-huruf program bahasa C pada setiap percobaan harus sama persis baik huruf kecil atau huruf besar, kemudian susunlah program seperti dibawah yaitu dengan memaksukkan 3 spasi program yang dibawah void main(). Void berarti fungsi tersebut tidak mempunyai nilai balik, karena setiap fungsi dalam C bila tidak diberikan void didepannya maka dianggap bertipe interger. Tambahkan statement #include bila diperlukan, karena bila pilihan include diaktifkan maka statement #include harus disertakan, dan bila tidak disertakan maka akan ada nada warning, warning dapat diabaikan asal untuk fungsi standar input output saja. Untuk fungsi-fungsi yang standar seperti printf() & scanf() menggunakan stidio.h sedangkan fungsi clrscr() dang getch() menggunakan conio.h.

ini saja sekilas pengenalan pemrograman bahasa C. Untuk lebih jelasnya yuk kita lakukan percobaan agar lebih mudah memahami.

  1. Membuat fungsi main() dan mencetak karakter-karakter khusus:
  • ‘/n’ untuk garis baru.
  • ‘/*’ dan ‘*/’ yaitu digunakan untuk baris komentar dimana tidak dijalankan.
  • getch() digunakan untuk pause atau berhenti sejenak.

 

 

  1. Menggunakan variable interger (bulat) sebagai penyimpanan hasil penambahan dan pengurangan. Kemudian menampilkan hasilnya dengan fungsi printf() menggunakan karakter format khusus ‘%d’.

  1. Penggunaan fungsi getche() untuk mengambil karakter tombol yang ditekan, karakter disimpan pada suatu variable dan dapat digunakan untuk pemrograman. Untuk dapat mencetak karakter tersebut maka digunakan karakter format khusus ‘%c’, untuk mencetak 1 karakter saja.

 

 

 

 

TUGAS-TUGAS

  1. Buatlah program untuk membuat tampilan sebagai berikut. Cobalah gunakan karakter khusus ‘\t’ untuk pengaturan tabulasi.

 

  1. Buatlah program untuk menentukan harga yang harus dibayar oleh seorang pembeli bila setiap pembelian barang mendapatkan diskon dengan table sebagai berikut:
No. Nama Barang Harga Diskon
1. CPU 850Mhz 700.000 5%
2. RAM 128Mhz 380.000 10%
3. Motherboard PIII 800.000 8%

Tambahkan kolom jumlah untuk menghitung harga setelah didiskon dan cetak total harga yang harus dibayar.

 

  1. Perhatikan proram dibawah ini, ketik dan jalankan. Setelah dijalankan apakah hasilnya benar?Mengapa? berikan uraian tentang apa yang terjadi pada program, kemudian solusi apa yag tepat agar didapatkan program yang benar-benar betul.
  2. Apa yang terjadi bila fungsi getche() pada percobaan 1.4.5 diganti dengan fungsi getch()? Kemudian gantilah karakter khusus ‘%c’ dengan’%d’, lihat hasilnya kemudian ganti dengan ‘%f’ dan lihat hasilnya.
  3. Buatlah program untuk mencetak hasil formula konversi suhu dari celcius ke Fahrenheit, dimana diketahui celcius=100 derajat.

 

Jawaban

  1.    

 

 

  1. Hasilnya salah, karena hasil dari pembagian dari suatu bilangan tersebut seharusnya menggunakan variable float(pecahan) dan mencatak hasilnya menggunakan karakter format khusus ‘%f’. seperti pada gambar dibawah ini

 

  1. getche kepanjangan dari Get Character and Echo, getch kepanjangan dari Get Character. Apabila fungsi getche() diganti dengan fungsi getch() maka tombol yang kita tekan pada keyboard tidak akan ditampilkan pada console (kecuali kita pangggil variablenya dengan fungsi printf atau fungsi output lainnya).

Apabila ‘%c’ diganti dengan ‘%d’ maka setelah kita tekan pada keyboard hasilnya variable interger (bulat).

sedangkan apabila diganti dengan ‘%f’  maka hasilnya setelah kita tekan pada keyboard akan bervariable desimal/pecahan (float).

 

 

 

Kesimpulan

Di dalam algoritma pemrograman komputer ada tipe data, konstanta dan variabel. Tipe data, konstanta dan variabel merupakan bagian penting atau pokok dalam pemrograman, tanpa ada semuanya itu maka pemrograman tidak dapat dilakukan. Dan dalam menjalankannya harus benar-benar teliti karena sekecil apapun kesalahn akan mempengaruhi hasil outputnya. Dalam menjalankannya, kita harus mengerti, memahami, kegunaan dan fungsi karena sifat dari pemrograman C++ case-nya sangat sensitive.