Select Page

Author: Naufal Mukhfi Robbani

ARRAY DALAM BAHASA C

Assalamualaikum Warohmatulloh Wabarokatuh. Kembali lagi bersama saya Naufal Mukhfi Robbani dari kelas D3 Teknik Elektronika A. Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi ilmu variabel array dalam bahasa C.   Suatu array adalah kumpulan dari beberapa nilai yang mempunyai tipe yang sama, misalkan integer semua, float semua dan sebagainya. Untuk membedakan antara nilai satu dengan lainnya digunakan suatu subscript yang sering disebut indeks. Suatu variabel array dapat digunakan untuk menyimpan beberapa nilai dengan tipe sama. Contohnya variabel bilangan(n) maka dapat menyimpan beberapa nilai dengan index mulai 0 sampai n-1 yaitu bilangan [0], bilangan [1], bilangan[n-1]. Nilai subscript dapat berupa konstanta variabel dan ekspresi integer. Tidak usah basa-basi, mari kita praktekkan apa yang sudah kita pelajari. 1. Membuat Program untuk mengurutkan data dengan urutan naik(ascending) yang dimasukkan melalui keyboard program juga menanyakan banyaknya data yang dimasukkan. Program : #include <stdio.h> #include <math.h> main() {int data,a,z,b; printf(“Masukan jumlah data = “); scanf(“%d”,&data); int nilai[data]; for(a=0;a<data;a++){ printf(“data ke %d = “,a+1); scanf(“%d”,&nilai[a]); } for(a=0;a<data;a++){ for(b=a+1;b<data;b++){ if(nilai[a]<nilai[b]){ z=nilai[b]; nilai[b]=nilai[a]; nilai[a]=z; }}} printf(“Data urutannya dari terbesar adalah “); for(a=0;a<data;a++){ printf(“%d”,nilai[a]); if(a<data-1){printf(“,”);} } getch();} Hasil :   2. Membuat Program untuk menampilkan bilangan prima yang dihasilkan dari Algoritma Sieve of Erastosthenes. Program : #include <stdio.h> #include <math.h> int main() {int n,i,a=1; printf(“Menampilkan bilangan prima antara 1 sampai n .Masukan nilai n = “); scanf(“%d”,&n); int p[n]; for(i=1;i<n;i++){if(p[i]&&i!=1){for(a=2;a*i<=n;a++){p[i*a]=0;}}} a=1; printf(“\nMaka bilangan prima antara 1 sampai n...

Read More

FUNGSI DALAM BAHASA C

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh. Kembali lagi bersama saya Naufal Mukhfi dari kelas 1 D3 Teknik Elektronika A. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas fungsi dalam bahasa pemograman. Suatu fungsi adalah bagian program yang terpisah dari fungsi program utamanya main() dan berdiri sendiri untuk mengerjakan suatu proses tertentu. Contoh fungsi pada pemograman C : printf( ), scanf( ), getch( ), puts( ), for( ) dsb. Dari percobaan-percobaan sebelumnya dapat dilihat bahwa satu program saja bisa memiliki banyak fungsi. Maka dari itu, pada kali ini kita akan mencoba untuk membuat fungsi baru dimana tidak ada dalam pustaka bahasa C. Yang perlu kita pelajari yaitu penggunaan variabel global, local, eksternal, otomatis, statis dan register. Agar lebih paham, lakukan kegiatan berikut. 6.5.1 Membuat program fungsi kabisat. Program : Hasil : Angka 1 menunjukkan bahwa hasil benar dan 0 sebaliknya. 6.5.2 Membuat program fungsi faktorial untuk mencari nilai faktorial. Program : Hasil : 6.5.3 Membuat program fungsi permutasi dan kombinasi Program : Hasil : 6.5.4 Membuat program fungsi float suhu Program : Hasil : 6.5.5 Membuat program fungsi prima Program : Hasil : Hasil 1 menunjukkan bahwa bilangan tersebut merupakan bilangan prima, sedangkan hasil 0 menunjukkan bukan bilangan prima. 6.5.6 Membuat program menggunakan dua variabel, satu bertipe register dan lainnya interger, kemudian buatlah dua loop statement for( ) untuk membandingkan waktu yang diperlukan untuk masing-masing tipe variabel. Gunakan fungsi gettime( )untuk menghitung waktu yang...

Read More

LOOPING DALAM BAHASA C

Assalamualaikum Warohmatulloh Wabarokatuh  Apa kabar pembaca semua?, kembali lagi bersama saya Naufal Mukhfi dari kelas 1 D3 Teknik Elektronika A. Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas tentang “Statement Perulangan” atau yang biasa disebut “Looping”.    Sebelum menuju pada pembahasan, Tujuan dari pembahasan kali ini yaitu Mempelajari proses pengulangan menggunakan beberapa control statement sep erti for, while, dan do-while.    Statement yang termasuk Control statement adalah :  for digunakan untuk membuat perulangan yang dikontrol initial (nilai awal), condition (kondisi), increment decrement (penambahan/penurunan).  while digunakan juga untuk perulangan seperti statement for(), tetapi statement while() memeriksa kondisi dulu, bila kondisi memenuhi (benar), maka perulangan dilaksanakan.  do-while cara kerja dari statement do-while adalah langsung mengerjakan badan loop, kemudian kondisi diperiksa bila kondisi memenuhi perulangan dilanjutkan bila tidak peulangan selesai.    Selain 3 contoh statement yang sudah disebutkan di atas, terdapat beberapa control statement yaitu if-else , else-if , goto, switch, break , continue.  Nah, setelah mengetahui tentang Control Statement dan Looping kali ini mari mencoba membuat sebuah program dengan memberikan Control Statement dan Looping. Membuat program untuk mencetak matriks identitas Ketiklah program dibawah ini :  PROGRAM :  #include <stdio.h>  void main() { int baris, kolom, n;  printf(“Masukkan Ordo = “); scanf(“%d”, &n);  printf(“\n”);  for (baris=0; baris<n; baris++) { for (kolom=0; kolom<n; kolom++) { if(baris==kolom) printf(“1 “); else printf(“0 “); } printf(“\n”); } getch(); }  HASIL :  Dengan memasukkan Input 10, maka akan terbentuk matriks identitas dengan ordo 10×10 yang jika baris dan kolom sama maka bernilai 1. Sebaliknya, jika tidak sama, maka bernilai 0. 2. Membuat program untuk menampilkan table perkalian Ketiklah program dibawah ini :  PROGRAM :  #include <stdio.h> #include <stdlib.h>  void main() { int baris,kolom,n,x;  printf(“Masukkan Ordo : “); scanf(“%d”, &n);  printf(“%3c “, ‘X’); for(x=1; x<=n; x++) printf(“%3d “, x);  printf(“\n”);  for(baris=1; baris<=n; baris++) { printf(“%3d “, baris); for(kolom=1; kolom<=n; kolom++) printf(“%3d “, baris*kolom); printf(“\n”); } getch(); }  HASIL : Sama halnya seperti percobaan satu, dengan perbedaanya pengisian table diatas menggunakan sitem kolom x baris...

Read More

STATEMENT PENENTU KEPUTUSAN DALAM BAHASA C

Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh. Bertemu lagi deengan saya Naufal Mukhfi dari kelas 1 D3 teknik elektronika A. Pada pembahasan kali ini kita akan membahas tentang “STATEMENT PENENTU KEPUTUSAN”. Tujuan pembahasan  ini ialah Mempelajari dan mengamati penggunaan statement penentu keputusan yaitu statement if-else. Memanfaatkan statement if-else untuk membuat proses perulangan yaitu dengan dikombinasikan dengan statement goto-label. Memplejari statement if-else  bersarang (nested if). Mempelajari bentuk lain dari statement if-else yaitu statement else-if. Mempelajari penggunaan dari statement switch-case sebagai alternatif pengganti dari statement else-if. Selanjutnya saya akan memberikan beberapa pengertian dasar dari apa yang akan kita bahas kali ini. Statement  if-else digunakan menentukan pilihan dari suatu kondisi yang diberikan. Cara kerjanya adalah melakukan perbandingan menggunakan Relational Operator dan/atau Logical Operator, yang maksudnya adalah bagian Condition berperan sebagai penentu keputusan pengerjaan dari kondisi ini. Jika condition terpenuhi (menghasilkan nilai TRUE atau 1), blok kode program milik if akan dijalankan. Jika condition tidak terpenuhi (menghasilkan nilai FALSE atau 0), blok kode program bagian else-lah yang akan diproses. Statement else-if adalah cara lain dari bentuk if-else, yang digunakan untuk menetukan suatu kondisi yang benar dari beberapa kondisi yang tersedia. Statement switch-case adlah bentuk lain dari statement else-if, namun statement ini agak berbeda. Cara kerjanya adalah dengan mendaftarkan kondisi(case) yang berbeda atau yang akan atau bisa berubah dalam suatu kolom sehingga memudahkan dalam hal evaluasi program. Selanjutnya mari kita coba membuat sebuah program menggunakan Statement di atas. Membuat Program yang dapat menentukan bilangan Ganjil atau Genap. Ketiklah kode seperti pada gambar dibawah ini. Maka akan didapati hasil seperti berikut Cara kerja dari program diatas ialah jika kita memasukkan sebuah input angka, maka angka...

Read More

STATEMENT PENENTU KEPUTUSAN DALAM BAHASA C

Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh. Bertemu lagi deengan saya Naufal Mukhfi dari kelas 1 D3 teknik elektronika A. Pada pembahasan kali ini kita akan membahas tentang “STATEMENT PENENTU KEPUTUSAN”. Tujuan pembahasan  ini ialah Mempelajari dan mengamati penggunaan statement penentu keputusan yaitu statement if-else. Memanfaatkan statement if-else untuk membuat proses perulangan yaitu dengan dikombinasikan dengan statement goto-label. Memplejari statement if-else  bersarang (nested if). Mempelajari bentuk lain dari statement if-else yaitu statement else-if. Mempelajari penggunaan dari statement switch-case sebagai alternatif pengganti dari statement else-if. Selanjutnya saya akan memberikan beberapa pengertian dasar dari apa yang akan kita bahas kali ini. Statement  if-else digunakan menentukan pilihan dari suatu kondisi yang diberikan. Cara kerjanya adalah melakukan perbandingan menggunakan Relational Operator dan/atau Logical Operator, yang maksudnya adalah bagian Condition berperan sebagai penentu keputusan pengerjaan dari kondisi ini. Jika condition terpenuhi (menghasilkan nilai TRUE atau 1), blok kode program milik if akan dijalankan. Jika condition tidak terpenuhi (menghasilkan nilai FALSE atau 0), blok kode program bagian else-lah yang akan diproses. Statement else-if adalah cara lain dari bentuk if-else, yang digunakan untuk menetukan suatu kondisi yang benar dari beberapa kondisi yang tersedia. Statement switch-case adlah bentuk lain dari statement else-if, namun statement ini agak berbeda. Cara kerjanya adalah dengan mendaftarkan kondisi(case) yang berbeda atau yang akan atau bisa berubah dalam suatu kolom sehingga memudahkan dalam hal evaluasi program. Selanjutnya mari kita coba membuat sebuah program menggunakan Statement di atas. Membuat Program yang dapat menentukan bilangan Ganjil atau Genap. Ketiklah kode seperti pada gambar dibawah ini. Maka akan didapati hasil seperti berikut Cara kerja dari program diatas ialah jika kita memasukkan sebuah input angka, maka angka...

Read More

Pin It on Pinterest