Select Page

Author: Muhammad Raihan Adipratama

A”C”yiknya Belajar Pointer pada Bahasa C

Assalamualaikum kawan-kawan!!!   Lama ya tidak berjumpa!!! Pada pembahasan kali ini kita akan meneruskan lagi ke bab tentang Variabel Pointer dan Penggunaanya dalam Fungsi. Sebelumnya kalian sudah pernah mendengar kata Pointer bukan? Yapp, Pointer pada bahasa C merupakan suatu variabel yang dapat diisi dengan suatu memori ataupun variabel yang lain. Sebelum kita lanjutkan pada bagian pengaplikasian code pada CodeBlock, tujuan dari pembahasan kali ini adalah mempelajari penggunaan Variabel Pointer yang digabungkan dengan beberapa variabel yang lain seperti array, string, maupun integer. Disini kita juga akan mempelajari tentang penggunaan Pointer ini pada suatu fungsi. Cara membuat suatu Pointer  juga tidak terlalu sulit, hanya dengan menambahkan tanda “*” atau bintang sebelum nama dari variabel yang dipilih. Contoh : int a= 3.14; int *pa=&a; Disinii variabel *pa dapat menyimpan isi dari variabel a, yang mana juga dapat diubah isinya. Setelah cukup mempelajari tentang Pointer, sekarang mari kita coba aplikasikan pada codeblock!!! Pertama! => Membuat program yang dapat menyimpan 12 bilangan secara acak pada array, lalu dapat mengurutkannya dari kecil ke besar. coba ketik sesuai code dibawah ini : #include<stdio.h> #include<stdlib.h> #include<string.h> main() { static int a,b[16],c,d; char e[16],*f; menu: printf(“\n Angka sebelum diurutkan …\n”); for(a=1;a<13;a++) { printf(” Angka ke %d = “,a); scanf(“%d”,&b[a]); } printf(“\n Angka setelah diurutkan …\n”); for(a=1;a<13;a++) { for(d=a+1;d<13;d++) { if(*(b+a)>*(b+d)) { c=*(b+d); *(b+d)=*(b+a); *(b+a)=c; } } printf(” Angka ke %d = %d\n”,a,*(b+a)); } printf(“\n Ketik ‘exit’ untuk keluar …\n”); gets(e); printf(” “); gets(e); f=strlwr(e); if(strcmp(f,”exit”)==0); else { system(“cls”); goto...

Read More

Bahasa C bisa di String? A”C”yikk!!!

Assalamualaikum kawan-kawan!!!   Kali ini kita akan meneruskan pembahasan kita, yaitu tentang Variabel dan Fungsi String. Tujuan percobaan kali ini adalah mempelajari penggunaan String yang dipadukan dengan beberapa fungsi pengelolaan data. String sendiri adalah data yang dapat menampung lebih dari satu data teks dan dapat memanipulasinya. Pada penggunaannya, harus diberi tanda “/0” pada bagian akhirnya. Pada bahasa C sendiri, String bukanlah suatu tipe data tersendiri, melainkan hanyalah kumpulan dari beberapa nilai karakter yang berurutan dalam bentuk array dimensi satu. Setelah cukup mempelajari tentang String, sekarang mari kita coba aplikasikan pada codeblock!!! Pertama! => Membuat program yang dapat menyisipkan string pada string yang lainnya. coba ketik sesuai code dibawah ini : #include<stdio.h> #include<string.h> char str1[100],teks[100],hasil[100]; //fungsi sisipan// char sisip(char teks[], char str1[], int a) { strncpy(hasil,teks,a); strncat(hasil+a,str1,strlen(str1)-1); strcat(hasil+a+strlen(str1)-1,teks+a); } main() { int a; puts(“Masukan sebuah tulisan”); fgets(teks, sizeof teks, stdin); puts(“Tambahkan karakter yang akan disisipi”); fgets(str1,sizeof str1, stdin); puts(“Disisipi di huruf berapa??”); scanf(“%d”,&a); sisip(teks,str1,a); puts(hasil); getch();} saat dijalankan hasil yang akan dikeluarkan : Kedua! => Membuat program yang dapat menghitung jumlah huruf kecil, besar, angka numerik, dan tanda baca dalam suatu string input. coba ketik sesuai code dibawah ini : #include<stdio.h> #include<string.h> int kcl,bsr,angka,tdbc,hitung; int cek(char klmt[]) { kcl=bsr=angka=tdbc=hitung=0; for(hitung;klmt[hitung];hitung++) { if(klmt[hitung]>=’a’&&klmt[hitung]<=’z’) kcl++; else if (klmt[hitung]>=’A’&&klmt[hitung]<=’Z’) bsr++; else if (klmt[hitung]>=’0’&&klmt[hitung]<=’9′) angka++; else tdbc++; } } char spasi(char a[]) { int b = strlen(a) -1; if (a[b] == ‘\n’) {a[b] = ‘\0’;} return(a); } main() { char klmt[100]; puts(“Penyortiran huruf\nMasukan...

Read More

A”C”yiknya menggunakan Array pada Bahasa C

Assalamualaikum kawan-kawan!!!   Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang Array. Array adalah kumpulan beberapa nilai pada tipe yang sama.  Array memang hampir sama dengan integer, tetapi yang membedakan integer hanya memiliki 1 nilai saja dalam suatu tipe tertentu, sedangkan untuk si Array dia memiliki lebih dari 1 nilai dalam tipe tertentu. Untuk membedakan nilai satu dengan nilai lain dari input yang kita masukkan dapat menggunakan subscript atau lebih dikemal dengan index.  Contoh dari Array adalah variabel bilangan tertentu (n), maka variabel (n) dapat menyimpan data dari 0 sampai n-1. Setelah cukup mempelajari tentang Array, sekarang mari kita coba aplikasikan pada codeblock!!! Pertama! => Membuat program untuk mengurutkan data dengan urutan naik (Ascending). coba ketik sesuai code dibawah ini : #include <stdio.h> #include <math.h> main() {int data,a,z,b; printf(“Masukan jumlah data = “); scanf(“%d”,&data); int nilai[data]; for(a=0;a<data;a++){ printf(“data ke %d = “,a+1); scanf(“%d”,&nilai[a]); } for(a=0;a<data;a++){ for(b=a+1;b<data;b++){ if(nilai[a]<nilai[b]){ z=nilai[b]; nilai[b]=nilai[a]; nilai[a]=z; }}} printf(“Data urutannya dari terbesar adalah “); for(a=0;a<data;a++){ printf(“%d”,nilai[a]); if(a<data-1){printf(“,”);} } getch();} saat dijalankan hasil yang akan dikeluarkan : Kedua! => Membuat program yang dapat menghitung Algoritma Sieves of Erastosthenes (menampilkan nilangan prima dari input(n). coba ketik sesuai code dibawah ini : #include <stdio.h> #include <math.h> int main() {int n,i,a; printf(“Menampilkan bilangan prima dari 1 sampai n .Masukan nilai n = “); scanf(“%d”,&n); int p[n]; for(i=2;i<=n;i++){p[i]=1;} for(i=2;i<n;i++){if(p[i]){for(a=2;a*i<=n;a++){p[i*a]=0;}}} for(i=2;i<=n;i++) {if(p[i]!=0){printf(“%d “,i);}} getch();} saat dijalankan hasil yang akan dikeluarkan : Ketiga! => Membuat program untuk menentukan nilai rata – rata dari input. coba...

Read More

A”C”yiknya mengetahui fungsi dari Bahasa C

Assalamualaikum kawan-kawan!!!   Pada kesempatan kali ini kita akan meneruskan ke Bab selanjutnya yaitu fungsi. Fungsi adalah bagian program yang terpisah dari main () atau fungsi program utamanya. Fungsi juga dapat berdiri sendiri untuk mengerjakan suatu proses. Ada beberapa fungsi yangmana dapat digunakan sebagai fungsi itu sendiri. Mangapa kita harus memakai fungsi? karena dengan menggunakan fungsi kita dapat mencegah penggunaan program secara berulang-ulang sehingga kita bisa menggunakan program yang paling sederhana dan telah mencakup semuanya, atau lebih sederhananya untuk membuat program tersebut lebih simpel. Contoh fungsi – fungsinya adalah printf () , scanf () , getch () ,dan juga for (). Setelah cukup mempelajari tentang fungsi, mari kita coba pada codeblock!!! Pertama! =>Membuat program untuk mendeteksi tahun input apakah merupakan tahun kabisat atau bukan. coba ketik sesuai code dibawah ini : #include<stdio.h> int kabisat(int tahun) {int x; x=tahun%4; if(x!=0){return(0);} else {return(1);} } void main() {int tahun,z;char c; printf(“Menentukan Tahun Kabisat\nMasukan tahun = “); scanf(“%d”,&tahun); z=kabisat(tahun); if(z==0) {printf(“Tahun %d adalah bukan tahun kabisat”,tahun);} else {printf(“Tahun %d adalah tahun kabisat”,tahun);} getch(); } saat dijalankan hasil yang akan dikeluarkan :   Kedua! =>Membuat program fungsi untuk mencari nilai faktorial dari input. coba ketik sesuai code dibawah ini : #include<stdio.h> int nilai; long int faktorial(nilai) {register int i; int fak=1; for(i=1;i<=nilai;i++) fak*=i; return(fak); } main() {char c; printf(“Masukan nilai x untuk difaktorialkan = “); scanf(“%d”,&nilai); printf(“Faktorial dari %d = %d\n”,nilai,faktorial(nilai)); getch(); } saat dijalankan hasil yang akan...

Read More

A”C”yiknya muter-muter di C

Assalamualaikum kawan-kawan!!!   Pada redaksi kali ini kita akan membahas tentang Looping atau Statement Perulangan untuk meneruskan pembahasan dari redaksi saya yang sebelumnya. Pada statement ini kita akan berkenalan dengan statement yang baru yaitu  for, while, dan do-while yang bekerja sebagai pengontrol statement. Berikut penjelasannya : for digunakan untuk membuat perulangan yang dikontrol dari nilai awal, suatu kondisi, dan juga sebagai penambahan/penurunan. while  dapat digunakan juga untuk perulangan seperti statement for(), tetapi statement ini perlu memeriksa kondisi terlebih dahulu, apabila kondisinya memenuhi atau benar, maka perulangan akan dilaksanakan. do-while cara kerja dari statement do-while ini adalah langsung mengerjakan badan loop, kemudian kondisi baru akan diperiksa apakah kondisinya memenuhi. Apabila kondisinya memenuhi, maka perulangan akan dilanjutkan bila tidak perulangan selesai. Disana terdapat beberapa control statement yang lain juga yaitu if-else , else-if , goto, switch, break , continue selain dari 3 statement yang saya jelaskan diatas. Setelah cukup mempelajari tentang looping, mari kita coba pada codeblock!!! Pertama! =>Membuat program yang dapat mencetak matriks identitas. coba ketik sesuai code dibawah ini : #include <stdio.h> void main() { int baris, kolom, n; printf(“Masukkan Ordo = “); scanf(“%d”, &n); printf(“\n”); for (baris=0; baris<n; baris++) { for (kolom=0; kolom<n; kolom++) { if(baris==kolom) printf(“1 “); else printf(“0 “); } printf(“\n”); } getch(); } saat dijalankan hasil yang akan dikeluarkan : Saat memasukkan Input 15, maka akan terbentuk matriks identitas dengan ordo 5×5 yang jika baris dan kolom sama maka bernilai 1. Sebaliknya, jika tidak sama, maka bernilai 0. Kedua!...

Read More

Pin It on Pinterest