Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Perkenalkanlah saya, Bagus Bambang Syahputra, Mahasiswa Kelas 1 D3 Teknik Elektronika B  Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. Pada kesempatan kali ini, saya akan mempublikasikan artikel saya berikutnya.Pada artikel ini, saya akan membahas tentang Pemograman Bahasa C MENGEMBANGKAN FUNGSI-FUNGSI SENDIRI

Penulisan artikel ini sangat menarik dan sangat bermanfaat bagi pembaca, khususnya paara programmer, karena dengan mempelajari hal tersebut, kita dapat mengetahui tentang pemograman Bahasa C. Pada materi ini,MENGEMBANGKANFUNGSI-FUNGSI SENDIRImerupakan materi lanjutan dari artikel sebelumnya. Sebelum membaca artikel ini, dianjurkan untuk membaca artikel sebelumya.

Suatu fungsi adalah bagian program yang terpisah dari fungsi program utamanya main() dan berdiri sendiri untuk mengerjakan suatu proses tertentu. Suatu fungsi dapat digunakan sebagai fungsi itu sendiri, subrutin dan prosedur seperti istilah yang digunakan pada bahasa pemrograman BASIC atau PASCAL. Tujuan digunakannya fungsi untuk mencegah penggunaan program secara berulang-ulang, sehingga program menjadi sangat panjang. Pada percobaan perobaan di atas telah digunakan fungsi-fungsi dari C, seperti printf(), clrscr(), scanf(), getch(), puts(), for() dan sebagainya, maka disini dicoba untuk membuat fungsi baru dimana tidak ada dalam pustaka bahasa C (Turbo C). Secara aturan fungsi baru dibuat setelah fungsi main() dibuat. Sehingga penempatan fungsi adalah dibawah fungsi main(), tetapi ada kalanya dapat diletakkan di atas fungsi main(). Seperti fungsi-fungsi yang ada dalam #include. Bila fungsi diletakkan di atas fungsi main() maka tidak diperlukan deklarasi fungsi lagi.

 

BERIKUT ADALAH BEBERAPA CONTOH PENERAPAN DARI MENGEMBANGKAN FUNGSI-FUNGSI SENDIRI:


  1. Membuat fungsi kabisat.LANGKAH-LANGKAH :

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuka aplikasi Code::Blocks, kemudian membuat file baru C++.

Langkah kedua, yaitu mengikuti langkah-langkah sesuai pada gambar 1.1.

Langkah ketiga, me-klik Build. Setelah itu me-klik run, sehingga akan muncul hasil sesuai gambar 1.2


  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Gambar 1.1


  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Gambar 2.2



2. Membuat fungsi faktorial() untuk menghitung nilai faktorial.

LANGKAH-LANGKAH :

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuka aplikasi Code::Blocks, kemudian membuat file baru C++.

Langkah kedua, yaitu mengikuti langkah-langkah sesuai pada gambar 2.1.

Langkah ketiga, me-klik Build. Setelah itu me-klik run, sehingga akan muncul hasil sesuai gambar 2.2

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Gambar 2.1


  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Gambar 2.2



3. Membuat fungsi float suhu (s,d) untuk mengkonversi suhu dimana s adalah suhu sumber dan d adalah suhu konversi dan suhu() adalah hasil konversi suhu.

LANGKAH-LANGKAH :

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuka aplikasi Code::Blocks, kemudian membuat file baru C++.

Langkah kedua, yaitu mengikuti langkah-langkah sesuai pada gambar 3.1.

Langkah ketiga, me-klik Build. Setelah itu me-klik run, sehingga akan muncul hasil sesuai gambar 3.2

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Gambar 3.1


  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Gambar 3.2



4. Membuat suatu fungsi permutasi() dan kombinasi() untuk menghitung permutasi dan kombinasi dari suatu bilangan yang dinyatakan dengan formula :

Permutasi : P(n,r)=n!/(n-r)!

Kombinasi : C(n,r)=n!/r!(n-r)!

LANGKAH-LANGKAH :

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuka aplikasi Code::Blocks, kemudian membuat file baru C++.

Langkah kedua, yaitu mengikuti langkah-langkah sesuai pada gambar 4.1.

Langkah ketiga, me-klik Build. Setelah itu me-klik run, sehingga akan muncul hasil sesuai gambar 4.2


  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Gambar 4.1


  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Gambar 4.2

5. Membuat fungsi bilangan prima()

LANGKAH-LANGKAH :

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuka aplikasi Code::Blocks, kemudian membuat file baru C++.

Langkah kedua, yaitu mengikuti langkah-langkah sesuai pada gambar 5.1.

Langkah ketiga, me-klik Build. Setelah itu me-klik run, sehingga akan muncul hasil sesuai gambar 5.2


  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Gambar 5.1

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Gambar 5.2



Dari contoh di atas dapat diketahui bahwa (berdasarkan id.wikibooks.org) Prosedur dan fungsi adalah program kecil yang berada dalam program utama yang digunakan untuk menyelesaikan masalah khusus dengan paramater yang diberikan. Beberapa buku membedakan istilah prosedur dan fungsi terutama pada pemrograman pascal. Letak perbedaan prosedur dan fungsi ada di pengembalian nilai. Pada prosedur nilai yang diproses tidak dikembalikan atau diubah, nilai hanya diproses didalam prosedur dan kembali kepada keadaan semula ketika keluar dari prosedur. Sedangkan pada fungsi, nilai yang diproses akan berubah dan memiliki nilai keluaran. Bisa kita disimpulkan bahwa prosedur itu hanya berisi metode, langkah-langkah atau tahap-tahap penyelesaian masalah sedangkan fungsi adalah berisi metode yang memproses nilai dan mengubah nilai itu sendiri. ( https://id.wikibooks.org/wiki/Pemrograman_C/Prosedur_dan_Fungsi ). Pada dasarnya setiap prosedur dikenali sebagai fungsi dalam bahasa c karena struktur mereka sama.

Dari seluruh teori dan percobaan atau contoh di atas, dapat disimpulkan bahwa Bahasa pemograman C adalah suatu materi yang menarik dan sangat menantang. Bukan karena sulit, tetapi tantangan dari materi itulah yang membuat Bahasa pemograman C menjadi menarik untuk dipelajari.

Sampai jumpa di artikel saya berikutnya yang lebih menarik lagi. Kritik dan saran sangat saya harapkan dari pembaca. Untuk kritik dan saran silahkan menghubungi nomor ini : 085536770745 (Only WhatsApp) atau Email : bagusbambang18@gmail.com . Terima kasih telah membaca. Mohon maaf atas kekurangan dalam artikel ini.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.